Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenpar Targetkan 1,18 Miliar Perjalanan Wisnus Sepanjang Tahun Ini

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 17:30 WIB | Oleh:
Kemenpar Targetkan 1,18 Miliar Perjalanan Wisnus Sepanjang Tahun Ini Doc: Instagram @pesona.indonesia Kementerian Pariwisata

JAKARTA - Kementerian Pariwisata menargetkan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 1,18 miliar perjalanan sepanjang tahun 2026 ini. Capaian target perjalanan ini melalui berbagai aktivasi promosi, termasuk kampanye "Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja".

Juru bicara Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya, mengatakan target tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah, khususnya untuk terus mendorong pergerakan wisatawan dalam negeri dan meningkatkan dampak ekonomi di berbagai daerah.

"Target kita tentu ingin mencapai target pergerakan wisatawan nusantara di tahun ini 1,18 miliar pergerakan," kata Nia.

Target tersebut dibagi berdasarkan periode liburan, yaitu libur Lebaran, libur sekolah, dan libur akhir tahun. Hingga periode Januari-April 2026, jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 417.06 juta perjalanan. Jumlah tersebut meningkat 1,48 persen dibandingkan periode tahun lalu.

"Secara keseluruhan, kita sudah bagi 1,18 miliar itu puncaknya pada Lebaran. Kemudian di liburan sekolah semester ini, dan akhir tahun," ujar Nia.

Seberapa efektif kampanye #DiIndonesiaAja, Kementerian Pariwisata menetapkan sejumlah indikator. Mulai dari potensi jumlah wisatawan yang bergerak hingga nilai transaksi ekonomi yang tercipta selama periode berlangsung.

Kementerian Pariwisata juga akan mengukur jangkauan publikasi dan pengenalan kampanye kepada masyarakat. Tujuannya untuk melihat efektivitas pesan yang disampaikan.

Sementara, juru bicara Kementerian Pariwisata, Imam Priyono, mengatakan keberhasilan kampanye juga diukur dari kualitas pengalaman wisatawan selama berlibur. Kemenpar telah melakukan kunjungan ke 139 titik destinasi wisata.

Tujuan kunjungan untuk memastikan aspek kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan (CHSE ) berjalan baik. "Kita berharap indikator keberhasilannya adalah semua yang berwisata pulang dengan kenangan yang indah, menyenangkan, senang," kata Imam.

Kemenpar juga menyiapkan berbagai langkah mitigasi, termasuk modul CHSE dan panduan kebencanaan. Panduan tersebut dapat digunakan pengelola destinasi untuk menjaga keamanan dan keselamatan wisatawan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.