Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menhub: Kepadatan Arus Mudik Lebaran 2026 Diperkirakan Terjadi pada 16 dan 18 Maret

📅 Sabtu, 07 Mar 2026, 10:55 WIB | Oleh:
Menhub: Kepadatan Arus Mudik Lebaran 2026 Diperkirakan Terjadi pada 16 dan 18 Maret Doc: Antara
Ket. Arsip - Arus lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama pada Rabu (29/5/2019)

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan kepadatan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi diperkirakan terjadi pada 16 Maret dan 18 Maret berdasarkan hasil simulasi proyeksi pergerakan masyarakat di momentum tersebut.

"Memang dari hasil simulasi kami, ada dua tanggal yang pada saat mudik itu akan terjadi kepadatan diperkirakan pada tanggal 16 Maret, Hari Senin dan tanggal 18 Maret (Rabu)," kata Menhub di Jakarta, Jumat (6/3) malam.

Dudy menjelaskan pemerintah telah mengusulkan kebijakan work from anywhere (WFA) untuk membantu mengurangi kepadatan arus mudik dan kebijakan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari presiden. 

Lebih lanjut ia mengatakan pemerintah mengusulkan penerapan kebijakan WFA selama lima hari pada masa mudik dan arus balik Lebaran guna mendistribusikan pergerakan masyarakat agar tidak menumpuk pada tanggal tertentu.

Untuk arus mudik, kebijakan WFA direncanakan berlaku pada 16 dan 17 Maret sehingga masyarakat memiliki fleksibilitas waktu perjalanan sebelum puncak kepadatan lalu lintas terjadi, kata Dudy.

Sementara itu, untuk arus balik Lebaran, pemerintah mengusulkan penerapan WFA pada 25, 26 dan 27 Maret setelah masa cuti bersama Idul Fitri berakhir.

Menurut dia, penerapan kebijakan tersebut bertujuan untuk mendistribusikan kepadatan lalu lintas karena jumlah kendaraan yang digunakan masyarakat saat mudik diperkirakan sangat besar.

Ia menyebut kendaraan pribadi seperti mobil, sepeda motor dan bus masih menjadi moda transportasi dominan yang digunakan masyarakat selama periode perjalanan mudik Lebaran.

Berdasarkan hasil simulasi Kementerian Perhubungan, jumlah pergerakan masyarakat pada 16 Maret secara nasional diperkirakan mencapai sekitar 21,2 juta orang.

Sedangkan pada 18 Maret jumlah pergerakan masyarakat diperkirakan lebih tinggi lagi yaitu sekitar 22 juta orang sehingga menjadi salah satu titik puncak arus mudik Lebaran.

Dengan penerapan kebijakan WFA, pemerintah berharap jumlah pergerakan pada 16 Maret dapat turun menjadi sekitar 18 hingga 18,9 juta orang.

Dan pada 18 Maret jumlah pergerakan masyarakat diharapkan dapat berkurang menjadi sekitar 15,6 juta orang sehingga kepadatan arus mudik dapat lebih terkendali.

Dudy menjelaskan pergerakan masyarakat diperkirakan sudah mulai meningkat sejak Jumat 13 Maret yang semula diproyeksikan sekitar 4,4 juta perjalanan.

Setelah kebijakan WFA diterapkan, jumlah pergerakan pada 13 Maret diperkirakan meningkat menjadi sekitar delapan hingga hampir sembilan juta perjalanan atau hampir dua kali lipat dari proyeksi awal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.