Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Sinjai, Sulsel Gunakan Energi Biogas untuk Memasak

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 15:45 WIB | Oleh:
Warga Sinjai, Sulsel Gunakan Energi Biogas untuk Memasak Doc: ANTARA/HO-Humas PLN
Ket. Andi Hasriani (51) sedang memasak dengan kompor biogas. Biogas tersebut dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

MAKASSAR -- Sejumlah masyarakat yang berada di Dusun Bakae, Desa Saukang, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mulai memanfaatkan energi biogas.

Program Biogas Kampung Energi Terpadu yang berada di Dusun Bakae merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Sulselrabar yang menghadirkan biodigester berkapasitas 12 meter kubik di wilayah tersebut.

Salah satu warga yang telah memanfaatkan energi biogas yakni Hasriani yang melalui keterangannya di Makassar, Kamis mengaku telah merasakan begitu besar manfaat dari energi terbarukan tersebut.

"Alhamdulillah, dengan biogas kami tidak mengeluarkan biaya sama sekali. Dana yang tadinya dipakai untuk membeli tabung gas dapat digunakan untuk kebutuhan sekolah anak dan kebutuhan rumah sehari-hari,” ujar Hasriani.

Bagi Hasriani, biogas merupakan solusi yang sangat nyata untuk kebutuhan sehari-hari yang meringankan beban ekonominya. Sebelum adanya biogas, Hasriani mengatakan bahwa ia menghabiskan sekitar empat tabung gas atau sejumlah Rp72.000 per bulan untuk kebutuhan memasak sehari-hari di rumah.

Selain menghemat pengeluaran, kompor biogas ini dinilai lebih aman. Biogas bekerja pada tekanan rendah tanpa tabung, sehingga risikonya jauh lebih kecil dibandingkan tabung gas.

“Kalau pakai tabung gas, selalu ada rasa khawatir takut bocor atau meledak. Tapi sekarang dengan biogas, saya lebih tenang dan merasa aman saat memasak untuk keluarga,” tambahnya.

Hasriani mengakui bahwa energi biogas yang diperoleh dari kandang sapi di dusun tempatnya tinggal kini lahir energi baru yang menyalakan dapur, mengurangi beban ekonomi keluarga, menghadirkan rasa aman, dan menumbuhkan harapan.

Alhasil, melalui biogas, kini warga melangkah mantap menuju masa depan yang lebih mandiri, bersih, dan berkelanjutan.

Manfaat biogas ke depan tidak hanya berhenti di dapur. Residu hasil pengolahan kotoran sapi berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk pertanian.

Pemanfaatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesuburan tanah, menekan biaya pupuk kimia, serta mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, residu biogas juga berpeluang dikembangkan sebagai bahan pakan ternak, seperti ikan dan ayam, sehingga menciptakan siklus pemanfaatan yang saling menguatkan antara energi, pertanian, dan peternakan.

Yang membuat program ini semakin bermakna adalah keberadaan sapi-sapi yang menjadi sumber biogas berasal dari sapi milik warga penerima manfaat sendiri.

Dengan kata lain, pengelolaan energi ini benar-benar berbasis komunitas, dari warga, dikelola bersama warga, dan kembali memberi manfaat bagi warga. Limbah ternak yang dulu tidak memiliki nilai, kini terdapat keberkahan di dalamnya.

Ke depan, harapan juga bertumbuh. Jika pengelolaan biodigester terus berkembang, tidak mustahil jumlah rumah tangga penerima manfaat juga akan bertambah, demikian pula peluang pemanfaatan residu biogas yang optimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Peringatkan Dampak Luas...
Daerah
Gempa M5,6 Mengguncang Pula...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.