Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekutu-sekutu AS di Asia Khawatir Perang di Iran akan Melemahkan Pertahanan terhadap Tiongkok

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 21:10 WIB | Oleh:

“Angkatan Laut AS kekurangan personel,” kata Bryan Clark, mantan pejabat pertahanan AS yang berspesialisasi dalam operasi angkatan laut di Hudson Institute.

Jika perang berlarut-larut, ada kemungkinan nyata bahwa AS dapat mengurangi kekuatan angkatan lautnya di Asia untuk memperkuat konflik dengan Iran, tambahnya.

“Armada tersebut... tidak cukup untuk mempertahankan kehadiran yang stabil di setiap medan pertempuran.”

Konflik Iran juga menguras cadangan amunisi AS, yang telah lama diperingatkan oleh para ahli. Militer AS telah meminta perusahaan pertahanan untuk meningkatkan produksi, tetapi hal itu bisa memakan waktu beberapa tahun.

Hal itu menjadi kekhawatiran bagi AS karena membangun kembali cadangan amunisi di Indo-Pasifik membantu mencegah Tiongkok melakukan aksi militer di Taiwan dalam jangka menengah, kata seorang pejabat AS yang meminta namanya dirahasiakan karena masalah ini sensitif.

Jepang telah menghadapi keterlambatan pengiriman ratusan rudal Tomahawk yang dipesan dari AS dan bisa semakin tertinggal dari jadwal, kata Kapten Jan van Tol, seorang peneliti senior di Center for Strategic and Budgetary Assessments.

Strategi Besar

Baru tiga bulan sejak Washington meluncurkan strategi keamanan baru yang menempatkan Indo-Pasifik sebagai "medan pertempuran geopolitik" utama, dan menjadikan pencegahan konflik atas Taiwan sebagai prioritas utama.

Sejak itu, Trump telah menangkap pemimpin Venezuela dalam serangan militer yang berani, mengancam untuk mencaplok Greenland, dan bekerja sama dengan Israel untuk melancarkan perang udara melawan Iran.

Namun, sementara sekutu di Asia khawatir dia mungkin mengalihkan fokus dari tujuan utama, beberapa analis mengatakan Beijing tidak memiliki banyak alasan untuk bergembira, setidaknya untuk saat ini.

Dengan menyerang Venezuela dan Iran, Trump melemahkan dua sekutunya yang memasok minyak murah ke Tiongkok, sehingga menopang perekonomiannya.

Beberapa analis bahkan berpendapat bahwa tindakan militernya adalah bagian dari rencana besar untuk memungkinkan AS fokus pada upaya membendung Tiongkok.

Namun, semakin lama keterlibatan Trump di Timur Tengah berlanjut, semakin besar pula keuntungan yang bisa diperoleh Beijing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Manchester United Siap Pinj...

Mourinho Terus Menata Kekuatan Madrid

48 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Mourinho Terus Menata Kekua...
Olahraga
Marc Marquez Siap Kembali k...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.