Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

30 WNI Tertahan di Abu Dhabi Akhirnya Dipulangkan Lewat Penerbangan Repatriasi

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 13:07 WIB | Oleh:
30 WNI Tertahan di Abu Dhabi Akhirnya Dipulangkan Lewat Penerbangan Repatriasi Doc: antara foto
Ket. Pemulangan 30 WNI dari Abu Dhabi.

ABU DHABI - Sebanyak 30 warga negara Indonesia (WNI) yang tertahan di Abu Dhabi akhirnya berhasil melanjutkan perjalanan pulang melalui penerbangan repatriasi yang difasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Dubai.

Para WNI tersebut diterbangkan menggunakan pesawat Etihad Airways menuju Singapura bersama penumpang internasional lainnya sebelum melanjutkan perjalanan ke Indonesia melalui rute lanjutan.

Duta Besar RI untuk Persatuan Emirat Arab (UEA) Judha Nugraha di Abu Dhabi, Kamis (5/5), mengatakan pemulangan tersebut merupakan hasil koordinasi intensif antara perwakilan RI dengan maskapai penerbangan serta otoritas terkait di UEA untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan para WNI.

"Sejak awal penutupan ruang udara pada 28 Februari, KBRI Abu Dhabi dan KJRI Dubai terus berkoordinasi dengan maskapai dan otoritas setempat agar WNI yang terdampak dapat segera memperoleh akses penerbangan untuk melanjutkan perjalanan ke Tanah Air,” kata Judha.

Ia menambahkan keselamatan dan perlindungan WNI tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah yang diambil oleh Pemerintah Indonesia di tengah situasi kawasan yang masih berkembang.

"Kami memastikan seluruh WNI yang terdampak mendapatkan pendampingan dan fasilitasi yang diperlukan. Pemerintah hadir untuk memastikan mereka dapat kembali melanjutkan perjalanan dengan aman dan tertib," ujarnya.

Para WNI tersebut sebelumnya tidak dapat melanjutkan perjalanan akibat penutupan sementara sebagian wilayah udara di kawasan Timur Tengah menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik regional sejak akhir Februari 2026.

Penutupan ruang udara tersebut berdampak luas terhadap operasional penerbangan internasional, termasuk di sejumlah bandara utama, seperti Abu Dhabi, Dubai, dan Doha.

Situasi tersebut menyebabkan ribuan penerbangan dibatalkan dan membuat ratusan ribu penumpang di berbagai negara terjebak di bandara maupun kota transit di kawasan tersebut.

Seiring dengan membaiknya koordinasi keamanan dan pembukaan koridor penerbangan terbatas, maskapai-maskapai di UEA mulai mengoperasikan sejumlah penerbangan khusus, termasuk penerbangan repatriasi untuk membantu penumpang yang tertahan melanjutkan perjalanan mereka.

KBRI Abu Dhabi dan KJRI Dubai sebelumnya telah mendata puluhan WNI yang terdampak pembatalan penerbangan sejak penutupan wilayah udara tersebut.

Sampai saat ini, jalur udara yang dibuka di kawasan UEA masih relatif terbatas sehingga rute yang ada digunakan secara bergantian dan antre. Penerbangan sipil komersial belum dioperasikan dan hanya penerbangan repatriasi dan penerbangan khusus saja yang dijalankan untuk memobilisasi 20.000 pengunjung yang sempat tertahan di UEA.

Para WNI kemudian difasilitasi melalui komunikasi intensif, pendampingan konsuler, serta koordinasi dengan maskapai guna mendapatkan kursi pada penerbangan yang tersedia.

Pemerintah Indonesia melalui perwakilan diplomatik di UEA juga terus memantau perkembangan situasi keamanan kawasan serta memastikan tidak ada WNI yang terlantar tanpa bantuan selama proses penanganan krisis penerbangan ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

35 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.