Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jakarta Siaga Satu, Angin Kencang 37 Km/Jam Intai Ibu Kota, Jauhi Pohon Sekarang

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 17:24 WIB | Oleh:
Jakarta Siaga Satu, Angin Kencang 37 Km/Jam Intai Ibu Kota, Jauhi Pohon Sekarang Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Arsip foto - Atap salah satu bangunan sekolah Yayasan Pendidikan dan Sosial Baburridho di Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, yang rusak akibat angin kencang, Selasa (27/1).

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini bagi warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang yang diprakirakan terjadi pada 4-5 Maret 2026. 

Fenomena alam dengan kecepatan mencapai 20 knot atau sekitar 37 kilometer per jam ini tidak hanya mengancam keselamatan di darat akibat risiko pohon tumbang, tetapi juga memicu gelombang tinggi di perairan Teluk Jakarta dan Kepulauan Seribu. Otoritas terkait meminta masyarakat untuk menjauhi bangunan yang tidak stabil dan terus memantau kanal informasi resmi guna mengantisipasi dampak buruk cuaca ekstrem tersebut.

"Hindari area rawan seperti di bawah pohon atau bangunan yang tidak stabil," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, berdasarkan informasi dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok, angin kencang diprakirakan terjadi pada malam hingga dini hari dengan kecepatan berkisar 20 knot atau sekitar 37 kilometer per jam yang masuk dalam skala Beaufort 5.

Isnawa mengatakan bahwa peringatan dini angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Provinsi DKI Jakarta, khususnya Perairan Kepulauan Seribu dan Teluk Jakarta pada 4 hingga 5 Maret 2026.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gelombang laut dengan ketinggian bervariasi antara 0,5 hingga 1,25 meter berpeluang terjadi di Teluk Jakarta, Perairan Kepulauan Seribu, Perairan Bekasi-Karawang, Perairan Subang dan Perairan Indramayu.

Kondisi tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin melebihi 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Kapal tongkang berisiko pada kecepatan angin di atas 16 knot dan tinggi gelombang lebih dari 1,5 meter, kapal ferry pada kecepatan angin di atas 21 knot dan gelombang di atas 2,5 meter serta kapal ukuran besar seperti kapal kargo dan kapal pesiar pada kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.

BPBD DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk memantau informasi gelombang laut melalui laman resmi bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut dan memperbarui informasi banjir melalui pantau banjir.jakarta.go.id.

Masyarakat juga dapat melaporkan potensi genangan atau banjir melalui aplikasi JAKI. Dalam kondisi darurat, warga diimbau segera menghubungi layanan darurat 112," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.