Vahidi Jadi Pemimpin Garda Revolusi Iran

Minggu, 01 Mar 2026, 17:57 WIB

JAKARTA – Ahmad Vahidi telah ditunjuk untuk menjadi pemimpin Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Vahidi menjadi komandan baru. Sebelumnya, dia menjabat sebagai penasihat Garda Revolusi.

Vahidi ditunjuk untuk menggantikan Mohammad Pakpour, yang tewas dalam serangan AS dan Israel baru-baru ini. Serangan tersebut menyebabkan kematian komando tertinggi angkatan bersenjata Iran tersebut, termasuk pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei, yang merupakan panglima tertinggi angkatan bersenjata Iran, sebagaimana dikonfirmasi media pemerintah Iran pada hari Minggu.

Ket. Foto: perang iran — Sumber: ist

Di antara mereka yang tewas adalah Kepala Staf militer Iran Abdulrahim Mousavi, Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh, Komandan IRGC Pakpour, dan Sekretaris Dewan Pertahanan Ali Shamkhani. Pada Sabtu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap target Iran, termasuk Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian menanggapi dengan melancarkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel, serta ke infrastruktur militer AS di Timur Tengah.

Qatar Gagalkan Serangan Iran

Sementara itu,  Pasukan pertahanan udara Qatar berhasil menggagalkan sejumlah serangan Iran, kata Kementerian Pertahanan (Kemhan) negara tersebut pada Sabtu.

“Kementerian Pertahanan Negara Qatar mengumumkan bahwa, berkat tingkat kesiapan yang tinggi, kewaspadaan keamanan, serta koordinasi erat antar-otoritas terkait, telah berhasil mencegat dan menggagalkan sejumlah serangan yang menargetkan wilayah negara,” bunyi pernyataan kementerian.

Suara ledakan terdengar di seluruh wilayah Qatar, dan peringatan dikirim ke ponsel warga agar berlindung di rumah masing-masing, lapor koresponden RIA Novosti. Beberapa rangkaian ledakan dahsyat juga terdengar di Doha. Ledakan terjadi setiap beberapa menit dan terdengar di berbagai penjuru negara.

Ledakan juga terdengar di ibu kota Uni Emirat Arab (UEA), Abu Dhabi, kata sejumlah saksi mata kepada RIA Novosti. “Ada beberapa ledakan, awalnya satu, lalu 5-10 menit kemudian beberapa lagi, tetapi terdengar teredam,” kata seorang saksi mata yang tinggal di Abu Dhabi.

Ledakan di Abu Dhabi terus berlanjut dengan frekuensi yang bervariasi, ujar saksi lainnya kepada RIA Novosti. Beberapa ledakan juga terdengar di Dubai, lapor koresponden RIA Novosti. Para saksi mata turut mengonfirmasi mendengar ledakan.

“Saya tinggal di kawasan Jebel Ali, dan baru saja terjadi ledakan, dan saya melihat dan mendengar sebuah roket jatuh di kejauhan,” kata seorang saksi mata. Kantor berita resmi UEA, Emirates News Agency (WAM), turut melaporkan bahwa sejumlah rudal Iran telah berhasil dicegat di UEA.

  • Perang Iran-Israel

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.