Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Langsung Lahap! Sayuran-Sayuran Ini Justru Berbahaya Jika Dimakan Mentah

📅 Minggu, 01 Mar 2026, 22:58 WIB | Oleh:
Jangan Langsung Lahap! Sayuran-Sayuran Ini Justru Berbahaya Jika Dimakan Mentah Doc: Diana Miller/Getty Images

DOKTER ahli gastroenterologi dan hepatologi mengemukakan pentingnya kehati-hatian dalam mengonsumsi sayuran mentah agar terhindar dari infeksi bakteri yang bisa menimbulkan masalah kesehatan.

Dokter ahli gastroenterologi dan hepatologi senior di Rumah Sakit Fortis di India, Dr. Shubham Vatsya, menyampaikan tiga macam sayuran yang sebaiknya tidak dimakan mentah, yakni bayam, kubis, dan terong.

"Bayam mengandung bakteri E. coli dan telur cacing pita yang tetap hidup bahkan setelah dicuci. Ini dapat menyebabkan sakit perut, diare, dan infeksi saluran pencernaan yang sangat serius," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran Hindustan Times.

Ia menambahkan, bayam mentah juga memiliki kandungan oksalat tinggi, yang dapat meningkatkan risiko batu ginjal.

Sayuran kedua yang sebaiknya dikonsumsi dalam keadaan sudah dimasak adalah kubis, karena kubis mentah berpeluang menjadi tempat berkembang biak larva cacing pita.

Kalau telur-telur cacing pita yang menempel pada kubis mentah sampai masuk ke aliran darah melalui saluran pencernaan, Dr. Vatsya menjelaskan, mereka dapat mencapai otak dan menyebabkan kondisi serius seperti neurocysticercosis, yang dapat menimbulkan kejang dan masalah neurologis lain.

Sayuran ketiga yang sebaiknya tidak dimakan mentah adalah terong, karena terong mengandung racun alami yang disebut solanin.

"Racun solanin yang dapat menyebabkan mual dan masalah pencernaan. Memasak menetralkan solanin," kata Dr. Vatsya.

Dia mengatakan bahwa memasak atau mengukus sayuran secara menyeluruh dapat memecah solanin dalam terong, mengurangi kadar oksalat dalam sayuran hijau, serta membunuh bakteri dan telur parasit yang tidak dapat dihilangkan hanya dengan mencuci sayuran.

"Jangan pernah makan tiga jenis sayuran ini mentah; konsumsilah hanya dalam bentuk matang atau dikukus. Memasak membunuh bakteri dan membuat pencernaan lebih mudah. Makanlah dengan sehat dan tetap aman," katanya. Ant/Hindustan Times

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Dahlah paling bener emg kudu dihimbau sih masyarakat ...
    Haturnuhun pak Agus, sim Kuring setuju Jeung bapak.
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Leica Mencabut Nama Fotografer Russia dari Penghargaan Oskar Barnack

44 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Leica Mencabut Nama Fotogra...

Jodar dan Shelton Belum Terbendung untuk Melaju ke Semifinal

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Jodar dan Shelton Belum Ter...
Luar Negeri
Iran Ajukan Beberapa Syarat...

Kasus TPPO Disosialisasikan kepada Warga

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kasus TPPO Disosialisasikan...
Megapolitan
Pengolah Limbah Sampah Orga...
Daerah
Cadangan Minyakita Wilayah ...

Makam Sutrimo Hari Ini Dibongkar Polda Metro Jaya

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Makam Sutrimo Hari Ini Dibo...

Gauff Melaju Tanpa Mengeluarkan Keringat

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gauff Melaju Tanpa Mengelua...
Daerah
Kabut Asap Dampak Kebakaran...
Nasional
Perlu Segera Menghitung Ket...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Harga Cabai Rawit Rp61.350/Kg, Telur Ayam Rp29.450/Kg

Harga Cabai Rawit Rp61.350/Kg, Telur Ayam Rp29.450/Kg

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.