Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pascabencana 2025, Pemkab Agam Ajukan Dana Jumbo Perbaiki Jalan, Jembatan, dan Irigasi

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 18:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pascabencana 2025, Pemkab Agam Ajukan Dana Jumbo Perbaiki Jalan, Jembatan, dan Irigasi Doc: Antara
Ket. Kondisi jalan dan jembatan yang rusak di Agam dampak bencana melanda daerah itu pada akhir 2025.

Lubuk Basung - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), mengusulkan anggaran sebesar Rp2,75 triliun kepada pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur rusak terdampak bencana alam yang melanda daerah itu pada akhir November 2025.

"Usulan ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor. Ini bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat," kata Bupati Agam Benni Warlis di Lubuk Basung, Agam, Sumbar, Kamis (26/2).

Anggaran tersebut direncanakan untuk perbaikan, peningkatan 166 ruas jalan, pembangunan 211 unit jembatan dan pembangunan 11 unit jembatan gantung yang tersebar di wilayah Agam.

"Pembangunan dan rehabilitasi ini bertujuan untuk memperkuat konektivitas antar wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi lainnya," katanya.

Di sektor Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), ia mengatakan Pemkab Agam juga mengusulkan perbaikan daerah irigasi pada 281 titik dan 152 sungai.

Program tersebut difokuskan untuk memperkuat ketahanan pangan melalui optimalisasi jaringan irigasi, sekaligus melakukan pengendalian dan normalisasi sungai guna mengurangi risiko banjir dan dampak kerusakan akibat bencana alam.

Selain itu, usulan anggaran juga diperuntukkan bagi peningkatan layanan dasar masyarakat, seperti perbaikan dan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) baik perkotaan maupun perdesaan.

Pembangunan tangki septik skala perdesaan, rehabilitasi bangunan gedung, perbaikan drainase, hingga rehabilitasi jalan lingkungan.

Program ini diarahkan untuk meningkatkan akses air minum layak, sanitasi sehat, serta menciptakan lingkungan permukiman yang lebih tertata dan nyaman.

"Langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur terhadap risiko bencana di masa mendatang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Armenia Terbelah Dua Kubu A...
Nasional
DPR Dorong Distribusi Digit...
Luar Negeri
Pekerja Mogok Kerja, Layana...
Daerah
Bangka Tengah Tanam Padi Go...
Luar Negeri
Aset Beku Iran Cair, Trump ...
Nasional
Kemenbud Dorong Pelurusan S...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.