Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manfaatkan Peluang, Produk Ekspor RI Harus Memiliki Nilai Tambah

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

“Artinya, kita harus memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan oleh AS, seperti standar kualitas dan kandungan lokal, untuk dapat menikmati tarif yang lebih rendah,” kata Esther.

Nilai Tambah

Pengamat kebijakan publik Fitra, Badiul Hadi, mengatakan potensi kenaikan ekspor Indonesia ke AS hingga 15 persen bukan sekadar angka optimistis, tetapi sebagai momentum strategis yang harus dibaca secara struktural.

“Peluang ini memang rasional, terutama untuk sektor tekstil dan produk tekstil (TPT), minyak kelapa sawit (CPO), serta barang elektronik. Masalahnya bukan hanya ekspor bisa naik, melainkan apakah kenaikan itu memperkuat fondasi ekonomi nasional atau justru memperpanjang ketergantungan lama,” kata Badiul.

Dia menekankan agar kenaikan ekspor harus diikuti dengan strategi jangka panjang untuk meningkatkan nilai tambah produk dan mengurangi ketergantungan pada komoditas primer. Dengan demikian, Indonesia dapat memanfaatkan peluang itu untuk memperkuat ekonomi nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

50 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

56 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.