Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri PANRB: Tidak Semua ASN Bisa Jadi Komcad, Ada Persyaratannya

📅 Rabu, 25 Feb 2026, 05:45 WIB | Oleh:
Menteri PANRB: Tidak Semua ASN Bisa Jadi Komcad, Ada Persyaratannya Doc: antara foto
Ket. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengatakan tidak semua aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia bisa menjadi komponen cadangan (komcad). 

“Tidak semua pegawai ASN itu bisa menjadi komcad. Ada persyaratan-persyaratan di dalam undang-undang, bahkan dari Kementerian Pertahanan pun ada kuota-kuotanya. Jadi, tidak semuanya. Ada persyaratannya,” ujar Rini di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (24/2). 

Lebih lanjut dia menjelaskan bila ada ASN yang secara sukarela mau menjadi komcad, maka tetap perlu memenuhi sejumlah persyaratan.

“Untuk sukarela, kalau dia enggak memenuhi syarat juga enggak bisa, gitu,” katanya. 

Di sisi lain, kata dia, bila ASN tersebut memenuhi persyaratan untuk menjadi komcad, maka akan diminta ikut pelatihan sekitar 30-45 hari.

Sementara itu, dia mengatakan keikutsertaan ASN untuk menjadi komcad telah diimbau oleh Kementerian PANRB dalam Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 27 Tahun 2021 tentang Peran Serta Pegawai ASN sebagai Komcad dalam Mendukung Upaya Pertahanan Negara.

SE tersebut ditandatangani oleh Tjahjo Kumolo selaku Menteri PANRB pada saat itu.

“Memang sudah ada SE Menteri PANRB di tahun 2021 ya. Nomor berapa itu saya lupa. Saya ingat menteri waktu itu almarhum Pak Tjahjo Kumolo. Jadi, komcad itu adalah bagian dari keikutsertaan untuk kaitannya dengan bela negara,” katanya.

Sebelumnya, pada 31 Januari 2026, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan sebanyak 4.000 ASN kementerian/lembaga di Jakarta akan diikutsertakan sebagai komcad.

Menhan mengatakan para ASN tersebut berusia sekitar 18-35 tahun, dan akan diikutsertakan dalam berbagai pelatihan dasar militer.

Pada 10 Februari 2026, Wakil Menhan Donny Ermawan Taufanto mengatakan pendidikan dasar untuk 4.000 ASN kemungkinan dilaksanakan pada April 2026.

Sementara pada 11 Februari 2026, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan TNI AD siap memfasilitasi pendidikan bagi 4.000 ASN tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.