Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Diminta untuk Prioritaskan Kesejahteraan Guru

📅 Selasa, 24 Feb 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pemerintah Diminta untuk Prioritaskan Kesejahteraan Guru Doc: istimewa
Ket. Suharti Sekjen Kemendikdasmen - Peningkatan kesejahteraan, percepatan sertifikasi, dan penguatan kompetensi guru menjadi prioritas strategis.

Guru yang sejahtera dan profesional diyakini mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih berkualitas dan bermakna bagi siswa.

Jakarta — Pemerintah didorong untuk menjadikan peningkatan kesejahteraan guru sebagai prioritas utama dalam agenda reformasi pendidikan nasional. Langkah ini dinilai krusial mengingat peran guru sebagai fondasi utama dalam membentuk kualitas sumber daya manusia dan menentukan arah masa depan generasi bangsa.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Suharti menegaskan bahwa kualitas pendidikan sangat bergantung pada kondisi dan profesionalitas tenaga pendidik.

“Guru adalah fondasi utama kualitas pendidikan. Karena itu, peningkatan kesejahteraan, percepatan sertifikasi, dan penguatan kompetensi guru menjadi prioritas strategis. Kami meyakini bahwa guru yang sejahtera dan profesional akan menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna bagi peserta didik,” ujar Suharti di Jakarta, Senin (23/2).

Dikutip dari Antara, pemerintah melakukan penataan kebijakan tunjangan, percepatan sertifikasi, peningkatan kompetensi berbasis kebutuhan, serta pemberian afirmasi bagi guru di wilayah dengan tantangan geografis dan sosial yang kompleks. Kebijakan tersebut diharapkan berdampak langsung pada peningkatan mutu pembelajaran.

Berbagai tunjangan juga diberikan kepada guru non-aparatur sipil negara (non-ASN) sebagai bentuk penghargaan atas profesionalitas mereka dalam sistem pendidikan nasional. Tunjangan tersebut meliputi Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru bersertifikat, Tunjangan Khusus Guru (TKG) bagi pendidik di daerah khusus, serta Bantuan Insentif bagi guru yang belum tersertifikasi. “Bantuan pemerintah ini diberikan untuk menambah penghasilan di luar gaji/upah dan kesejahteraan pendidik non-ASN dalam melaksanakan tugasnya,” katanya.

Pemerintah juga meningkatkan nilai TPG dan TKG non-ASN dari 1,5 juta menjadi 2 juta rupiah sejak 2025. Mulai 2026, penyaluran tunjangan yang sebelumnya dilakukan setiap tiga bulan akan diberikan setiap bulan. Selain itu, sasaran penerima insentif guru non-ASN diperluas signifikan dari 58.862 orang menjadi 365.542 orang. “Lalu, peningkatan satuan biaya insentif guru non-ASN pada tahun 2026 yang semula 300.000 ribu/bulan menjadi 400.000 ribu/bulan,” ujar Suharti.

Kualitas Generasi

Seiring itu, Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian menilai kesejahteraan guru harus sebanding dengan tanggung jawab besar yang mereka emban dalam sistem pendidikan nasional. Menurutnya, guru merupakan pilar utama pembentukan kualitas generasi bangsa. “Guru itu menjadi penopang utama atau fondasi di dalam proses belajar-mengajar maka kita harus memastikan mereka mendapatkan kesejahteraan yang cukup dan ada satu standar minimal yang harus mereka terima,” kata Hetifah.

Ia menegaskan standar kesejahteraan guru seharusnya tidak hanya mengikuti upah minimum. “Bahkan seharusnya jauh lebih tinggi dari upah minimal semata-mata karena seorang guru itu sebenarnya adalah kelompok profesi yang sangat menentukan di dalam proses pendidikan,” katanya.

Hetifah juga menekankan pentingnya sertifikasi sebagai pengakuan profesi sekaligus peningkatan pendapatan. “Sertifikasi ini sesuatu yang wajib supaya mereka diakui sebagai profesi, guru sebagai profesi dan tentu saja nanti jika sudah mendapatkan sertifikasi itu otomatis akan mendapatkan penambahan income atau pendapatan,” jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.