Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Kalsel Tancap Gas Wujudkan Swasembada Daging Merah

📅 Senin, 23 Feb 2026, 13:24 WIB | Oleh:
Pemprov Kalsel Tancap Gas Wujudkan Swasembada Daging Merah Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) memperkuat langkah menuju swasembada daging, khususnya daging merah, melalui berbagai program strategis berbasis integrasi lintas sektor.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan Suparmi di Banjarmasin, Senin, mengatakan Kalimantan telah mencapai swasembada untuk komoditas daging putih. Namun, untuk daging merah, pemprov masih terus mendorong peningkatan produksi melalui program pengembangan sapi berkelanjutan.

“Kalau untuk daging putih, kita sudah swasembada. Untuk daging merah, kita fokus pada program pengembangan sapi yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan sektor perkebunan, tanaman pangan, kehutanan, hingga pertambangan,” ujar dia.

Program tersebut, menurut dia, merupakan inovasi lanjutan dari integrasi kelapa sawit dan sapi yang sebelumnya telah dijalankan.

Melalui skema ini, pengembangan sapi tidak hanya berdiri sendiri, tetapi dikolaborasikan dengan berbagai sektor pendukung untuk menciptakan ekosistem produksi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, Disbunnak Kalsel mengedepankan pola kemitraan strategis dengan berbagai entitas, termasuk perusahaan perkebunan, industri kehutanan, serta sektor pertambangan.

Tanaman pakan ternak menjadi bagian penting dalam mendukung ketersediaan pakan berkelanjutan, sementara sektor kehutanan berperan dalam penyediaan lahan.

Sektor pertambangan juga dilibatkan melalui pemanfaatan lahan eks reklamasi tambang untuk pengembangan peternakan sapi.

Selain itu, dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) produktif dari perusahaan pertambangan diarahkan untuk membantu peningkatan populasi sapi di Kalimantan Selatan.

“Pertambangan kita dorong untuk memanfaatkan lahan eks reklamasi dan CSR produktifnya guna mendukung peningkatan populasi sapi. Ini menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat produksi daging merah,” katanya menjelaskan. 

Program itu telah mulai berjalan di sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan.

Ke depan, ia mengatakan pemerintah daerah akan melakukan duplikasi dan perluasan program ke berbagai kabupaten/kota serta industri terkait lainnya agar dampaknya semakin luas.

Dengan pendekatan terintegrasi dan kolaboratif tersebut, Pemprov Kalsel optimistis target swasembada daging merah dapat tercapai secara bertahap, sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.