Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Sidrab Panen Raya Padi Gunakan Alsintan Modern

📅 Senin, 23 Feb 2026, 05:00 WIB | Oleh:
Pemkab Sidrab Panen Raya Padi Gunakan Alsintan Modern Doc: antara foto
Ket. Panen raya padi di Kabupaten Sidrap dengan alsintan modern.

MAKASSAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, menggelar panen raya padi di hamparan persawahan Desa Otting Kecamatan Pitu Riawa  menggunakan alat mesin pertanian (alsintan) modern sebagai wujud komitmen dalam memperkuat ketahanan pangan.

Bupati Sidrap Syahruddin Alrif memimpin langsung prosesi panen raya yang ditandai dengan pengoperasian alsintan modern jenis combine harvester untuk mempercepat proses panen di Otting, Sidrap, Minggu (22/2).

Pada kesempatan ini, Syahruddin melalui keterangan rilisnya di Makassar, Minggu menyampaikan sejumlah capaian dan program strategis untuk kesejahteraan petani.

Ia menyebutkan luas sawah di Desa Otting mencapai kurang lebih 1.200 hektare terdiri atas sawah tadah hujan dan sawah irigasi.

"Sawah tadah hujan seluas 1.200 hektare berada di wilayah Elle Otting, sedangkan sawah irigasi berada di Otting, Jampu, dan sekitarnya," jelasnya.

Bupati juga mengungkapkan produktivitas padi di wilayah tersebut mencapai lebih dari 10 ton per hektare.

"Harga gabah hari ini Rp7.400 per kilogram. Saya senang jika ada yang membeli di atas harga yang ditetapkan Bulog, yaitu Rp6.500 hingga Rp6.800. Sebagai pemerintah, saya ingin petani Sidrap semakin makmur," ujarnya.

Ia menambahkan berbagai bantuan telah diberikan kepada petani di Kecamatan Pitu Riawa. Sebanyak 173 hektare lahan di Otting mendapat bantuan pompa air untuk lahan nonrawa.

Sementara di seluruh Pitu Riawa yang memiliki luas lahan kurang lebih 3.000 hektare, telah diberikan bantuan sumur bor bertenaga listrik.

"Sekarang sudah masuk tahap pemasangan listrik, sehingga musim tanam berikutnya tidak ada lagi kendala air," katanya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan di Bumi Nene Mallomo.

Syahruddin juga memastikan ketersediaan benih, pupuk dan obat-obatan pertanian dalam kondisi aman.

Selain itu, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk perbaikan irigasi Bulu Cenrana.

"Kami juga menyiapkan 16 brigade pangan untuk Kecamatan Pitu Riawa, termasuk dua unit untuk Desa Otting. Ini adalah sarana yang kita siapkan untuk mempermudah petani," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.