Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteng Jakarta Bakal Berubah, Menteri PKP Undang Warga Dalam Transformasi Inklusif

📅 Jumat, 02 Jan 2026, 03:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteng Jakarta Bakal Berubah, Menteri PKP Undang Warga Dalam Transformasi Inklusif Doc: Antara
Ket. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyampaikan keterangan kepada awak media di Jakarta.

Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait berencana menyiapkan transformasi Kawasan Menteng Jakarta menjadi kawasan tematik, seperti kampung kuliner, pada 2026, bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

“Sebelum program berjalan, kami akan berdialog dengan warga. Apakah mereka setuju atau tidak. Setiap kebijakan publik harus melibatkan masyarakat agar program berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” ujar Ara dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (1/1).

Menurut dia, hal tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat setempat.

Namun demikian, Maruarar atau disapa Ara menegaskan bahwa seluruh rencana kebijakan dan program akan diawali dengan dialog bersama warga untuk memastikan dukungan dan persetujuan masyarakat.

Kementerian PKP terus mendorong penataan kawasan kumuh secara bertahap dan berkelanjutan. Salah satu upaya tersebut dilakukan di Kelurahan Menteng, Jakarta, melalui pendekatan gotong royong bersama tanpa menggunakan APBN.

Ara menyampaikan bahwa saat ini telah terdapat dua unit rumah yang sedang direnovasi melalui semangat gotong royong bersama. Progres renovasi telah mencapai 70 persen dan ditargetkan rampung pada pertengahan Januari 2026.

“Saat ini sudah ada dua rumah yang direnovasi secara gotong royong, progresnya sudah 70 persen dan kami targetkan selesai pertengahan Januari 2026. Ini contoh nyata bahwa dengan kolaborasi, perbaikan hunian bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran,” katanya.

Ke depan, Kementerian PKP merencanakan renovasi sekitar 50 rumah sekaligus melakukan penataan kawasan kumuh di wilayah tersebut tanpa APBN.

Penataan akan dilakukan melalui kolaborasi lintas pihak, termasuk dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) yang akan berkontribusi dalam penyusunan desain rumah dan kawasan secara gratis.

“Kami ingin penataan kawasan ini tidak hanya memperbaiki rumah, tetapi juga lingkungan. IAI akan membantu mendesain rumah dan kawasan secara profesional tanpa biaya, sehingga hasilnya lebih tertata dan layak huni,” ujar Ara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.