MBG untuk 889 Siswa SMPN 182 Jakarta Dibawa Pulang selama Ramadan, Apa Tak Basi?
📅 Senin, 23 Feb 2026, 18:22 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
JAKARTA - Sebanyak 889 siswa SMPN 182 Jakarta membawa pulang makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan untuk dinikmati di rumah ataupun saat berbuka puasa.
"Harus dibawa pulang. Justru kalau dimakan di sekolah saya nggak boleh karena puasa," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Sekolah SMPN 182 Jakarta Narwan kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/2).
Dia mengatakan distribusi MBG selama Ramadan sama seperti biasanya, yang membedakan hanya jenis makanan yang disajikan kering.
Makanan itu berupa ubi rebus, keripik tempe, susu kotak 125 mililiter (ml) dan kurma.
"Yang jelas, makanan itu, ya, normatif lah, makanan yang mungkin anak-anak harapannya mau menikmati," ujar Narwan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Terkait keluhan, pihaknya mengatakan terdapat beberapa, namun semua kembali lagi pada selera masing-masing.
Pihaknya pun masih menunggu perihal pengantaran MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalibata ke sekolah selama Ramadan dilakukan selama dua atau tiga hari.
"Kalau makanan basah kan setiap hari rutin, tapi kalau makanan kering kan bisa dirapel dua hari sekali," tutur Narwan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seperti diketahui, distribusi MBG baru dimulai kembali pada 23 Februari 2026. Selama Ramadan, distribusi MBG menyesuaikan hari masuk siswa-siswi.
Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) telah memaparkan skema khusus pendistribusian MBG selama periode libur Idul Fitri 1447 Hijriah dan cuti bersama Lebaran, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 3 Tahun 2026.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan pada 18-24 Maret 2026, tidak dilakukan penyaluran MBG bagi seluruh sasaran penerima manfaat, baik peserta didik maupun non-peserta didik. Sebagai penggantinya, distribusi dilakukan lebih awal.
Paket bundling merupakan penggabungan paket makanan kemasan sehat MBG untuk konsumsi beberapa hari yang diserahkan sekaligus. Kendati demikian, BGN tetap menekankan batas maksimal makanan yang telah diterima hanya bertahan untuk tiga hari.
BGN juga memastikan pelayanan program pemenuhan gizi nasional melalui MBG tetap berjalan selama Ramadan. Untuk kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita usia 6–59 bulan, pelayanan MBG tetap berjalan penuh selama periode tersebut. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!