Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Kesehatan Grobogan Temukan Tiga Kasus Campak dan Rubella

📅 Senin, 23 Feb 2026, 16:38 WIB | Oleh:
Dinas Kesehatan Grobogan Temukan Tiga Kasus Campak dan Rubella Doc: ANTARA/HO.Dok Pribadi
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Djatmiko.

DROBOGAN -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menemukan tiga kasus positif campak dan rubella berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium dari total 67 sampel yang telah dikirim untuk dilakukan uji konfirmasi.

"Dari hasil tersebut, dua kasus dinyatakan positif rubella masing-masing berasal dari wilayah kerja Puskesmas Kradenan I dan Puskesmas Ngaringan. Sementara satu kasus lainnya terkonfirmasi positif campak dari wilayah kerja Puskesmas Karangrayung I," kata Kepala Dinkes Grobogan Djatmiko di Grobogan, Senin.

Ia menjelaskan seluruh pasien yang terkonfirmasi positif telah mendapatkan penanganan medis sesuai standar pelayanan dan saat ini dalam pemantauan petugas kesehatan.

"Dari 67 sampel yang kami kirimkan untuk pemeriksaan laboratorium, tiga sampel terkonfirmasi positif, terdiri atas dua rubella dan satu campak," ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Dinkes bersama puskesmas setempat melakukan pelacakan kontak erat (contact tracing) guna mencegah potensi penyebaran lebih luas. Pemantauan juga dilakukan terhadap orang-orang yang memiliki riwayat kontak dengan pasien.

Ia mengimbau masyarakat di Kabupaten Grobogan untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan, terutama dengan mengenali gejala campak dan rubella seperti demam, muncul ruam kemerahan pada kulit, batuk, pilek, serta mata merah.

Selain itu, kata dia, masyarakat diminta memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi campak dan rubella (MR) secara lengkap sesuai jadwal.

"Imunisasi dinilai sebagai langkah paling efektif dalam mencegah penularan dan menghindari Kejadian Luar Biasa (KLB)," ujarnya.

Dinkes memastikan terus memantau perkembangan kasus dan memperkuat koordinasi dengan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan guna mengantisipasi kemungkinan adanya tambahan kasus baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.