Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamenekraf: Imlek Festival Langkah Diplomasikan Kekayaan Budaya

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 18:19 WIB | Oleh:
Wamenekraf: Imlek Festival Langkah Diplomasikan Kekayaan Budaya Doc: ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar di acara Imlek Festival 2577–Harmoni Imlek Nusantara di Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (22/2).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyebut penyelenggaraan Imlek Festival 2577–Harmoni Imlek Nusantara merupakan sebuah langkah untuk mendiplomasikan kekayaan budaya Nusantara sekaligus talenta terbaik di sektor ekonomi kreatif.

“Kita ingin menyampaikan bahwa kita sudah ada di panggung dunia. Talenta Indonesia bukan hanya dikenal di sini, kita menjadi tuan rumah di negara sendiri dan merajalela di kancah dunia. Itu pesan yang mau kita keluarkan,” kata Irene saat ditemui di Jakarta, Minggu (22/2).

Irene menyampaikan dalam acara tersebut ada banyak tema yang akan diangkat, di mana salah satunya yakni Indonesia Wave x K-Pop yang menampilkan kolaborasi bernyanyi antara Yun Jian dengan Saniyah.

Menurut dia, kolaborasi dengan musisi Korea Selatan yang ditampilkan langsung pada panggung acara merupakan cara untuk memberikan bukti nyata pada masyarakat bahwa talenta Indonesia telah banyak menorehkan prestasi di negeri gingseng tersebut.

“Jadi kalau misalnya kita dibilang kita itu Indonesia hanya sebagai sebuah negara konsumen, itu tidaklah benar. Karena talenta-talenta dari Indonesia sudah banyak yang maju ke Korea dan orang Koreanya suka banget. Ini bukan hanya keroncong, bukan hanya dangdut tapi ada satu contoh yang akan diperlihatkan,” kata Irene.

Menurut dia, sebenarnya hubungan diplomatis antara Indonesia dan Korea sudah ada sejak bertahun-tahun yang lalu. Sehingga kolaborasi diharapkan akan menggali lebih banyak potensi bangsa, khususnya dalam sektor ekonomi kreatif.

“Jadi hari ini di dalam stage ini, ini bukanlah sebuah pembukaan tapi sebuah pre-opening untuk memperlihatkan bagaimana ekonomi kreatif bisa menjadi diplomacy tools antar dua negara,” tambahnya.

Chief Representative KOCCA Indonesia Lee Gi Haun berharap kolaborasi antara Indonesia dan Korea Selatan di bidang musik semakin aktif dan erat. Kolaborasi yang kuat itu dinilai akan memajukan industri konten dan musik di kedua negara.

“Kami akan terus melangkah dan bekerja sama di masa mendatang,” kata Lee.

Lee juga mengapresiasi Pemerintah Indonesia yang telah mempersiapkan Imlek Festival 2577–Harmoni Imlek Nusantara dengan luar biasa.

Imlek Festival 2577–Harmoni Imlek Nusantara secara resmi dibuka pada 17 Februari sampai dengan 3 Maret 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta.

Imlek yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang refleksi antar umat beragama serta masyarakat.

Sejumlah rangkaian acara yang dihadirkan dalam festival tersebut antara lain Festival Lentera, Pasar Kuliner, Seni & Kreatif, Museum Terbuka: Akulturasi Budaya Tionghoa sampai dengan cek kesehatan gratis dan berbagai instalasi film dari “Jumbo” sampai “Pelangi di Mars”.

Puncak perayaan acara bakal digelar pada 28 Februari 2026, dengan menampilkan atraksi barongsai dan liong massal, pertunjukan musik dan tari tradisional, penampilan seniman nasional, serta simbol harmoni dan persatuan bangsa. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.