Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengelola Sampah Organik dari Sekolah

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 23:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengelola Sampah Organik dari Sekolah Doc: Antara
Ket. Sekretaris DKLH Papua Aries Toteles Ap saat menjelaskan cara pembuata eco enzyme kepada anak-anak sekolah bertempat Kantor DKLh Papua, Kota Jayapura, Papua.

Jayapura - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup setempat mengajak sekolah di wilayahnya untuk mulai mengelola sampah organik guna menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan edukatif.

Sekretaris DKLH Papua Aries Toteles Ap di Jayapura, Minggu, mengatakan dengan mengelola sampah organik di sekolah maka mengurangi tumpukan sampah di TPA, mencegah penyakit, serta menjadi sarana praktis bagi siswa untuk belajar komposting dan kepedulian lingkungan.

"Pada Kamis (19/2) DLHK kedatangan 11 sekolah yang ada di Kota Jayapura guna memperoleh pelatihan terkait pembuatan eco enzyme," katanya.

Menurut Aries, pelatihan yang dilakukan tersebut bertujuan membekali pelajar dengan keterampilan mengelola sampah organik menjadi produk yang bermanfaat, terutama untuk pemupukan tanaman di lingkungan sekolah.

“Kami berharap para pelajar memiliki kemampuan menjaga lingkungan dengan memanfaatkan potensi yang ada di sekitar, dengan begitu dapat mengubah perilaku siswa menjadi lebih peduli lingkungan, memahami konsep ekonomi sirkular, dan meningkatkan keterampilan dalam daur ulang," ujarnya.

Dia menjelaskan sampah organik yang tidak dikelola atau sisa makanan, daun maka berisiko menimbulkan bau, menjadi sarang penyakit, dan mencemari tanah atau air.

"Oleh sebab itu pengetahuan terkait pembuatan eco enzyme perlu diteruskan dan dipelajari setiap siswa agar dapat diterapkan di lingkungan rumah,"katanya lagi.

Dia menambahkan dengan mengelola sampah organik, sekolah berkontribusi langsung pada pelestarian lingkungan sekaligus memberikan pembelajaran langsung bagi siswa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Tujuan Wisata Kawasan Belit...

Piala Dunia, Iran Lawan Selandia Baru, Laga “Pelengkap”

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Iran Lawan Sel...
Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Siapkan...
Megapolitan
Pembangunan Bogor Akan Mend...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp75.750/...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gol Bunuh Diri Selamatkan Belgia dari Kekalahan saat Imbang 1-1 Lawan Mesir

Gol Bunuh Diri Selamatkan Belgia dari Kekalahan saat Imbang 1-1 Lawan Mesir

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.