Di Balik Wangi Kayu Manis Malalak, Ada Asa pada Kebijakan Pemerintah
📅 Minggu, 22 Feb 2026, 22:05 WIB | Oleh: Tim PenulisPara petani kayu manis di Malalak sempat berhenti berproduksi karena terdampak bencana banjir bandang pada akhir November 2025 lalu. Baru sekitar sebulan kemudian pasokan rempah-rempah kayu manis mereka yang sudah menembus pasar Malaysia hingga Eropa itu mulai kembali mengalir.
Para pengepul kayu manis di Agam membawanya ke Bukittinggi sebelum diekspor keluar negeri.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!