Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Anak Gajah Terperosok ke Dalam Tangki Septik, BBKSDA Riau Berhasil Mengevakuasi

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 19:11 WIB | Oleh:
Anak Gajah Terperosok ke Dalam Tangki Septik, BBKSDA Riau Berhasil Mengevakuasi Doc: ANTARA/HO-BB KSDA Riau
Ket. Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) BB KSDA Riau usai melakukan evakuasi anak gajah yang terperosok ke dalam tangki septik kawasan perumahan karyawan PT Arara Abadi.

PEKANBARU, RIAU - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menyelamatkan satu ekor anak gajah terperosok di dalam tangki septik sedalam 2-2,5 meter di Perumahan Karyawan PT Arara Abadi Distrik Tapung, Desa Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.

Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono mengungkapkan awalnya dia mendapat laporan dari pihak PT Arara Abadi perihal adanya pengrusakan perumahan karyawan oleh kelompok gajah liar. Pihaknya menurunkan tim Wildlife Rescue Unit (WRU) yang terdiri atas tim medis dan mahout dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas.

"Sekitar 10 ekor gajah mengamuk dan meraung-raung sambil merusak 6 kamar mess karyawan. Setelah situasi mulai reda dan kelompok gajah liar masuk ke 'greenbelt' (hutan lindung) terdengar teriakan anak gajah. Dan setelah dicari ditemukan satu anak gajah terperosok dalam 'septic tank'," katanya di Pekanbaru, Minggu (22/2).

Untuk mengeluarkan anak gajah yang terperosok di dalam tangki septik itu, tim melakukan upaya secara manual dengan menarik anak gajah keluar. Butuh waktu sekitar 45 menit untuk evakuasi dan setelah itu diketahui gajah dalam kondisi sehat.

Kemudian tim penyelamat satwa langsung mengembalikan anak gajah tersebut ke rombongan dan kini sudah bergabung kembali dengan kelompok tersebut. Anak gajah yang terperosok tersebut berjenis kelamin betina dengan perkiraan usia lebih kurang 7 hari.

"Kemungkinan anak gajah lahir di 'greenbelt' belakang mess karyawan. Diduga penyebab gajah-gajah tersebut mengamuk dan merusak mess dikarenakan raungan anaknya yang terperangkap dalam tangki septik," sebutnya.

Lokasi kejadian di permukiman perumahan karyawan itu memang berbatasan langsung dengan area hutan lindung. Pada kejadian Sabtu malam (21/2) ada karyawan yang melihat 3-4 ekor gajah berada di kawasan lindung perusahaan (greenbelt) yang jaraknya sekitar 10 meter.

Akan tetapi hal tersebut sudah biasa karena lokasi merupakan lintasan gajah dari kelompok Petapahan/Minas. Akan tetapi sekitar pukul 05.00 - 06.00 WIB, Minggu (22/2) setelah waktu sahur ada sekitar 10 gajah datang merobohkan dinding bangunan perumahan.

Hal tersebut menyebabkan para karyawan keluar menyelamatkan diri keluar dari perumahan. Hingga akhirnya pada pukul 09.30 WIB rombongan gajah liar tersebut pergi meninggalkan perumahan karyawan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.