Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump akan Kunjungi Tiongkok, Isu Taiwan hingga Perdagangan Masuk Agenda

📅 Sabtu, 21 Feb 2026, 13:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trump akan Kunjungi Tiongkok, Isu Taiwan hingga Perdagangan Masuk Agenda Doc: Japan Times/NYT
Ket. Presiden AS Donald Trump bersama pemimpin Tiongkok Xi Jinping di Busan, Korea Selatan, pada 30 Oktober 2025.

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump dijadwalkan melakukan perjalanan ke Tiongkok dari 31 Maret hingga 2 April untuk bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, kata seorang pejabat Gedung Putih, Jumat (20/2).

Itu akan menjadi perjalanan pertama Trump ke Tion gkok sejak kembali menjabat pada Januari tahun lalu, dengan perdagangan, Taiwan, dan urusan global, mulai dari ambisi nuklir Iran hingga perang berkepanjangan Rusia di Ukraina, kemungkinan akan menjadi agenda utama.

Trump terakhir kali mengunjungi Tiongkok pada November 2017 selama masa jabatan pertamanya. Sejak bertemu Xi di Korea Selatan pada akhir Oktober, Trump berulang kali mengatakan bahwa dia memiliki hubungan yang baik dengan pemimpin Tiongkok tersebut dan berharap dapat mengunjungi Tiongkok pada musim semi ini.

Sebagai balasan atas kunjungannya ke Tiongkok sebagai tamu negara, Trump mengatakan dia akan menjamu di Amerika Serikat menjelang akhir tahun ini.

Dalam persiapan kunjungan Trump ke Beijing, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio bertemu dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi sepakan lalu di Jerman di sela-sela konferensi keamanan tahunan.

Pada pertemuan sebelumnya, Trump dan Xi menyepakati gencatan selama satu tahun dalam perang dagang antara dua ekonomi terbesar di dunia.

Kunjungan Trump mendatang berlangsung setelah Mahkamah Agung AS pada Jumat memutuskan menentang tarif besar-besaran yang menargetkan Tiongkok dan hampir semua mitra dagang AS lainnya.

Selain masalah perdagangan, Taiwan, yang diklaim Tiongkok sebagai wilayahnya sendiri, kemungkinan akan menjadi topik sensitif ketika kedua presiden bertemu.

Selama panggilan telepon dengan Trump awal bulan ini, Xi menekankan bahwa Taiwan adalah "isu terpenting" dalam hubungan Tiongkok-AS, menurut pemerintah Tiongkok.

Tiongkok bereaksi keras terhadap pengumuman pemerintahan Trump pada Desember tentang paket besar penjualan senjata ke Taiwan. Beijing tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk membawa pulau tersebut di bawah kendalinya.

Ditanya tentang kemungkinan pengiriman lebih banyak senjata ke Taiwan awal pekan ini, Trump, yang diyakini berada di bawah tekanan dari Tiongkok untuk tidak melakukannya, mengatakan, "Kami akan segera mengambil keputusan."

Kemampuan diplomasi Trump juga akan diuji ketika dia menjamu Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di Gedung Putih pada 19 Maret, di tengah kritik Tiongkok terhadap pernyataannya mengenai potensi krisis Selat Taiwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
AS Dukung Dialog Langsung a...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.