Pertemuan Dewan Perdamaian Gaza: Trump Berharap Pengerahan Pasukan Tak Diperlukan
📅 Jumat, 20 Feb 2026, 01:30 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Martha Herlinawati S
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan sinyal optimisme baru dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di Washington DC, Kamis waktu setempat.
Di hadapan para pemimpin dari 50 negara anggota, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto, Trump menyatakan harapannya agar pengerahan pasukan militer ke Jalur Gaza tidak lagi diperlukan menyusul komitmen pelucutan senjata oleh pihak-pihak terkait.
“Banyak negara yang sebenarnya tidak memiliki hubungan dengan Timur Tengah, … mereka semua terlibat. Mereka ingin masuk ke dalam pertempuran. Mereka selalu mengatakan kepada saya, ‘Kami ingin mengirim tentara untuk bertempur jika diperlukan.’ Dan saya rasa itu tidak akan diperlukan,” kata Trump.
Trump mengungkapkan bahwa ada dua negara yang ingin melakukan intervensi dan “memberi pukulan telak kepada Hamas,” tetapi ia menambahkan bahwa gerakan Palestina tersebut telah berjanji untuk melucuti senjata.
Trump juga menegaskan bahwa Amerika Serikat berkomitmen untuk memastikan Gaza dikelola dengan baik di seluruh wilayahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada Januari, Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian dan mengundang sekitar 50 negara untuk bergabung.
Menurut Gedung Putih, organisasi tersebut bertujuan mendukung rekonstruksi Gaza dan mendorong jalur menuju perdamaian. Pertemuan perdananya berlangsung pada Kamis di Washington, DC.
Presiden Indonesia Prabowo Subianto turut hadir memenuhi undangan Presiden Trump dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian.
Sebaiknya Anda baca juga:
Beberapa pemimpin negara anggota lainnya juga turut hadir, antara lain dari Albania, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Kazakhstan, Hongaria, Pakistan, Paraguay, Uzbekistan, Vietnam, dan Mesir.
Susunan kegiatan acara tersebut meliputi pembukaan oleh Presiden Trump, pemaparan dari tokoh-tokoh kunci Dewan Perdamaian, pernyataan pemimpin negara anggota, kemudian diakhiri dengan pemungutan suara dan penetapan resolusi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!