Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Jabar Sediakan 3.040 Tiket Bus Mudik Gratis 2026

📅 Jumat, 20 Feb 2026, 17:47 WIB | Oleh:
Pemprov Jabar Sediakan 3.040 Tiket Bus Mudik Gratis 2026 Doc: antara foto
Ket. Ilustrasi layanan mudik gratis Pemprov Jabar.

BANDUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar menyediakan sekitar 3.040 tiket bus gratis untuk mudik Lebaran 2026, dengan akses yang dipermudah lewat pendaftaran yang bisa dilakukan secara digital.

Kepala Dinas Perhubungan Jabar, Dhani Gumelar, di Bandung, Jumat (20/2), mengatakan akses yang dipermudah dengan pengintegrasian pendaftaran 3.040 tiket bus gratis melalui aplikasi digital Sapawarga, guna memastikan proses yang lebih transparan dan terencana.

"Penggunaan platform digital ini, merupakan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang modern bagi warga Jawa Barat yang ingin pulang kampung dengan aman. Program mudik gratis terbuka untuk semua warga asal dan tinggal di Jawa Barat yang ingin mudik ke kampung halaman, tentunya dengan persyaratan yang telah ditentukan," ujar Dhani.

Pendaftaran mudik gratis ini sendiri, telah dibuka sejak 11 Februari 2026 yang direncanakan akan berlangsung hingga 12 Maret 2026.

Calon pemudik cukup mengunduh aplikasi Sapawarga dan memasukkan data diri seperti NIK, nomor Kartu Keluarga, serta rute keberangkatan. Adapun aktivasi tiket untuk menentukan tanggal keberangkatan dilakukan pada periode 1 hingga 12 Maret 2026.

Pemprov Jabar bersama Jasa Raharja telah menyiapkan 74 unit bus dari berbagai operator ternama seperti Damri, Sugeng Rahayu, hingga Primajasa. Keberangkatan dijadwalkan berlangsung pada 13, 14, dan 15 Maret 2026 dari titik-titik strategis seperti Terminal Leuwipanjang Bandung, Terminal Cikarang, dan Kota Bekasi.

Program tahun ini mencakup 15 rute gemuk baik di dalam maupun luar provinsi, di antaranya tujuan Yogyakarta, Solo, Semarang, hingga Tasikmalaya dan Sukabumi.

Terkait aspek keamanan, Dhani memastikan seluruh armada telah melewati pemeriksaan teknis (ramp check) secara ketat sebelum diberangkatkan.

"Armada bus yang akan digunakan juga telah memenuhi standar keselamatan. Pengemudi dan kru juga dipastikan dalam kondisi sehat dan siap melayani penumpang," ucapnya.

Dhani mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan kuota terbatas ini guna menekan angka pemudik roda dua yang memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi.

"Silahkan manfaatkan kesempatan mudik gratis ini agar perjalanan mudik dapat ditempuh dengan lebih aman, nyaman, selamat, dan tertib," tutur Dhani.

Adapun rute utama mudik gratis Dishub Jabar 2026 adalah:

1. Bandung - Sukabumi (400 tiket)

2. Yogyakarta - Bandung (360 tiket)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...

Semburan asap di Pasar Baru

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Semburan asap di Pasar Baru
Megapolitan
Antisipasi dampak abu vulka...
Advertisement
Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.