Arsenal Kehilangan Momentum, Arteta Jadikan Hasil di Wolves Sebagai Alarm Bahaya
📅 Jumat, 20 Feb 2026, 04:27 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
LONDON – Pelatih Mikel Arteta mendesak para pemainnya untuk memanfaatkan “rasa sakit” usai hasil imbang mengejutkan 2-2 kontra Wolverhampton Wanderers sebagai bahan bakar kebangkitan saat menghadapi rival sekota, Tottenham Hotspur, akhir pekan ini.
Arsenal sejatinya berada di jalur kemenangan pada laga Rabu lalu di Molineux. Gol Bukayo Saka dan Piero Hincapie membawa The Gunners unggul 2-0. Namun tuan rumah yang terpuruk di dasar klasemen bangkit lewat gol Hugo Bueno dan Tom Edozie, memaksa laga berakhir imbang.
Hasil tersebut membuat Arsenal yang memburu gelar liga pertama dalam 22 tahun kini hanya unggul lima poin atas juara bertahan Manchester City di posisi kedua. Situasi kian menekan karena City masih memiliki satu laga tunda.
Ini menjadi kali kedua secara beruntun Arsenal gagal meraih kemenangan setelah sebelumnya ditahan Brentford. Secara keseluruhan, mereka hanya menang dua kali dalam tujuh pertandingan liga terakhir, tren yang mengancam ambisi juara.
City sendiri dua kali menyalip Arsenal dalam perburuan gelar pada musim 2022/23 dan 2023/24. Pertemuan kedua tim pada April mendatang berpotensi menjadi laga penentu arah perebutan trofi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Arteta menolak menyalahkan mentalitas timnya. “Saya akan menjadi yang pertama mendekati para pemain karena ini tidak ada hubungannya dengan sikap atau keinginan. Justru sebaliknya,” ujarnya.
“Ini bagian dari sepak bola. Di momen yang bisa saja tidak salah, hari ini justru menjadi salah. Cara kami kebobolan dua gol tanpa ada banyak peluang lain itu sangat jarang terjadi, tapi memang bisa terjadi. Dan itu terjadi karena suatu alasan, kami harus bereaksi.”
Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, konsistensi adalah harga mati bagi tim yang ingin menjadi juara. “Kalau Anda berada di puncak, Anda harus terus menang dan menang. Itu bukan hal baru,” tegasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Arsenal kini bersiap menghadapi Tottenham dalam derby London Utara, Minggu nanti. Arteta berharap kekecewaan atas hasil melawan Wolves dapat menjadi pemicu kebangkitan.
“Kami harus melalui rasa sakit ini, bercermin, memahami apa yang dibutuhkan permainan sekarang. Laga berikutnya adalah hari Minggu. Kami harus menyimpan semuanya di dalam diri kami dan menunjukkannya di lapangan,” kata Arteta.
Saka juga mengakui kekecewaan yang dirasakan skuad. “Rasanya datar. Kami sangat kecewa, itu satu-satunya cara menggambarkannya,” ujarnya kepada situs resmi klub.
“Pertandingan seperti dua babak yang berbeda. Di babak pertama kami memulai dengan sangat baik, tapi di babak kedua level kami menurun dan kami dihukum karena itu.”
Meski tekanan meningkat, Saka menegaskan peluang masih terbuka. “Ini memang sudah laga besar dan tetap laga besar. Semuanya masih dalam kendali kami. Kami hanya perlu fokus, memperbaiki masalah yang ada, dan kembali ke jalur kemenangan.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!