Vinicius Junior dan Luka yang Terus Terbuka: Ketika Bintang Real Madrid Berulang Kali Jadi Sasaran Rasis
📅 Kamis, 19 Feb 2026, 06:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraNamun satu hal tak bisa dibantah: apa pun gaya bermain dan selebrasinya, tidak ada pembenaran untuk rasisme. Justru karena ia bersuara lantang melawan diskriminasi, Vinicius kian menjadi simbol, dan sekaligus target, dalam pertarungan panjang sepak bola Eropa menghadapi momok rasisme yang belum sepenuhnya sirna.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!