Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ketahui Kurikulum yang Membedakan Sekolah-sekolah

📅 Kamis, 19 Feb 2026, 05:03 WIB | Oleh:
Ketahui Kurikulum yang Membedakan Sekolah-sekolah Doc: ist
Ket. perbedaan kurikulum

JAKARTA – Banyak sekali sekolah dimunculkan pemerintah, seperti SMA Unggul Garuda. Lalu apa yang membedakan dengan sekolah lain? Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mengungkapkan terdapat empat kurikulum unggulan yang membedakan SMA Unggul Garuda dengan sekolah lain pada umumnya.

"Akan ada empat kurikulum yang akan digunakan, di antaranya kurikulum penguatan STEM, kurikulum nasional, kurikulum pengembangan karakter peserta didik di sekolah berasrama, dan kurikulum Internasional," kata Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif (SSPT) Kemdiktisaintek Ardi Findyartini dalam taklimat media di Jakarta, Rabu.

Titin, sapaan akrabnya menyebut kurikulum ini diperlukan dalam rangka menyiapkan lulusan SMA Unggul Garuda untuk melanjutkan pendidikan tinggi di kampus terbaik dunia. Ke depan, lanjut dia, para lulusan juga dipersiapkan untuk mengikuti Program Beasiswa Garuda untuk dapat memberikan akses kepada seluruh talenta terbaik negeri tanpa melihat latar belakangnya untuk dapat bersaing di kancah global.

"Program ini akan memberikan kesempatan kepada talenta terbaik, baik yang berada di Sekolah Umum maupun Sekolah Garuda untuk berkompetisi dan berkuliah sarjana di Luar Negeri," ujar Titin. Lebih lanjut, Direktur Jenderal Sains dan Teknologi (Dirjen Saintek) Ahmad Najib Burhani menyebutkan SMA Unggul Garuda memiliki motivasi untuk memperkuat talenta-talenta terbaik bangsa dalam bidang STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika), yang harapannya dapat meningkatkan minat, memenuhi kebutuhan industri, serta menghadirkan ahli-ahli di bidang STEM.

Ia juga menyatakan SMA Unggul Garuda merupakan program strategis untuk mewujudkan pemerataan pembangunan pendidikan nasional. "Sekolah ini tidak dibangun di Pulau Jawa, melainkan ditempatkan di wilayah yang memiliki potensi besar namun masih menghadapi tantangan dalam akses serta percepatan pembangunan pendidikan. Kita yakin banyak potensi di daerah yang tidak kalah dengan yang ada di Jawa," kata dia.

Najib juga menekankan SMA Unggul Garuda lahir dari keberpihakan terhadap talenta terbaik bangsa yang kerap terlewatkan dalam sistem pendidikan. "Sebanyak satu persen yang sering terlewatkan adalah anak-anak pintar, berpotensi sangat tinggi, tetapi belum bisa berkembang maksimal karena berbagai keterbatasan finansial. Ini salah satu filosofi dibentuknya Sekolah Garuda," tutur Ahmad Najib Burhani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

56 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.