Komunitas Tionghoa Pilar Penting Pembangunan Nasional
📅 Rabu, 18 Feb 2026, 01:00 WIB | Oleh: Eko S
Doc: istimewa
Peran aktif umat Konghucu dalam menjaga kerukunan dan menumbuhkan semangat toleransi telah menjadi bagian penting dari upaya merawat kebhinekaan.
Batam – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan komunitas Tionghoa memiliki peran penting dan kontribusi nyata dalam mendorong pembangunan nasional, khususnya melalui aktivitas ekonomi dan penguatan sektor usaha di berbagai daerah.
“Komunitas Tionghoa memiliki peran dan andil yang signifikan untuk pembangunan bangsa,” ujar AHY saat melakukan kunjungan kerja sekaligus menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili/2026 di Batam, Kepulauan Riau, kemarin.
Seperti dikutip dari Antara, dalam kesempatan tersebut, AHY menyampaikan bahwa kontribusi komunitas Tionghoa terlihat jelas melalui pengembangan bisnis yang mampu membuka lapangan pekerjaan luas, mulai dari sektor industri, manufaktur, perdagangan, hingga teknologi. Menurutnya, sektor-sektor tersebut menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi Batam sebagai kawasan strategis nasional.
Ia berharap Batam dapat terus melanjutkan transformasi sesuai dengan konsep awal pembangunannya, yakni menjadi gerbang ekonomi Indonesia menuju kawasan Asia Tenggara bahkan pasar global. Di tengah tantangan dan ketidakpastian ekonomi dunia, Batam dinilai memiliki peluang besar untuk tumbuh sebagai kota modern yang kompetitif sekaligus inklusif.
Sebaiknya Anda baca juga:
AHY juga menekankan pentingnya menjaga identitas Batam sebagai kota yang damai dan harmonis. Keberagaman suku, agama, ras, dan budaya yang hidup berdampingan selama ini menjadi kekuatan sosial yang harus terus dirawat melalui semangat toleransi dan persaudaraan.
Menurutnya, perayaan Imlek bukan hanya momentum budaya dan keagamaan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya kebersamaan dalam membangun bangsa. Ia kemudian mengaitkan makna perayaan tahun ini yang dikenal sebagai Tahun Kuda Api.
“Kuda merepresentasikan kerja keras, keberanian, dan energi, sedangkan api melambangkan semangat yang menyala sekaligus transformasi. Filosofi ini diharapkan menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus melompat maju,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
AHY berharap semangat tersebut dapat mendorong masyarakat untuk terus berkarya, meningkatkan produktivitas, serta meraih kesuksesan baik dalam bidang ekonomi, bisnis, maupun kehidupan sosial bermasyarakat.
Jaga Kerukunan
Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek sekaligus apresiasi kepada umat Konghucu atas peran mereka dalam menjaga persatuan bangsa.
Melalui pesan resmi yang disampaikan Sekretariat Wakil Presiden di Jakarta, Selasa (17/2), Gibran menilai kontribusi umat Konghucu dalam memperkuat toleransi dan harmoni sosial menjadi bagian penting dalam merawat kebhinekaan Indonesia.
Ia menegaskan bahwa stabilitas sosial yang tercipta dari sikap saling menghormati antarumat beragama merupakan fondasi utama bagi pembangunan nasional yang berkelanjutan. Dengan persatuan yang terus terjaga, menurutnya, cita-cita mewujudkan Indonesia yang makmur, aman, dan sejahtera dapat dicapai bersama.
Wapres juga berharap perayaan Imlek membawa keberkahan, kesehatan, dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat yang merayakan. Tahun Kuda Api, lanjutnya, menjadi simbol keberanian, optimisme, serta semangat untuk melangkah maju menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Momentum Imlek tahun ini pun diharapkan tidak hanya memperkuat nilai budaya, tetapi juga mempererat persaudaraan antarmasyarakat dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika, sekaligus menjadi energi baru bagi pembangunan Indonesia yang lebih inklusif dan harmonis.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!