Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peternak Ayam Jamin Pasokan, Kementan Tegaskan: Distribusi Harus Dikawal!

📅 Minggu, 15 Feb 2026, 11:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Peternak Ayam Jamin Pasokan, Kementan Tegaskan: Distribusi Harus Dikawal! Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan produksi ayam ras di tingkat peternak berjalan normal meskipun muncul pemberitaan kenaikan harga daging ayam di Pasar Cibadak, Sukabumi

Peternak Ayam Jamin Pasokan, 

JAKARTA — Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan produksi ayam ras di tingkat peternak berjalan normal meskipun muncul pemberitaan kenaikan harga daging ayam di Pasar Cibadak, Sukabumi. Pemerintah menilai persoalan utama bukan pada ketersediaan, melainkan pada kelancaran distribusi dari kandang menuju pasar.

Kesimpulan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pelaku usaha perunggasan pada Jumat (13/2). Pertemuan ini melibatkan peternak rakyat, perusahaan budidaya broiler, integrator, hingga asosiasi.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian, Hary Suhada, menegaskan pemerintah berkepentingan agar tidak ada simpul distribusi yang merugikan peternak maupun konsumen.

“Dari sisi ketersediaan, ayam hidup maupun karkas cukup. Karena itu yang perlu diperkuat adalah pengawalan distribusi supaya suplai di pasar tidak terhambat,” ujarnya.

Ia menambahkan, dinamika harga menjelang hari besar keagamaan biasanya bersifat musiman. Namun pemerintah tetap melakukan pemantauan ketat. “Kami terus berkoordinasi dengan dinas daerah untuk memastikan tata niaga berjalan baik, termasuk pengawasan terhadap jalur distribusi agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi,” katanya.

Dari sisi pelaku usaha, Sekretaris Jenderal PINSAR, Muchlis, memastikan produksi di kandang tidak berkurang. "Apabila terjadi kenaikan harga di tingkat konsumen yang melebihi harga acuan, hal tersebut bukan disebabkan oleh kekurangan stok di kandang. Kami melihat adanya potensi persoalan pada mata rantai distribusi yang perlu menjadi perhatian bersama agar tidak merugikan peternak maupun masyarakat," kata Muchlis.

Ketua Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional, Herry Dermawan, mengingatkan kabar kekurangan barang bisa memicu kepanikan.

“Begitu muncul kabar kurang barang, kepanikan bisa terjadi. Padahal di kandang ada. Kami siap membantu dinas dan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi berjalan normal,” ujarnya.

Dari hulu, Ketua Peternak Pembudidayaan Unggas Niaga, Wismarianto, memastikan pasokan DOC tetap terjaga. “Suplai dari hulu aman. Artinya siklus produksi ke depan juga terjaga. Kami mendukung penuh langkah pemerintah menertibkan jalur distribusi,” katanya.

Komitmen serupa disampaikan Ketua Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas, Ahmad Dawami. “Prinsipnya kami tidak ingin ada ruang spekulasi. Produksi ada dan siap ditarik pasar,” tuturnya.

Siap tambah suplai

Perwakilan integrator, Sigit Prabowo dari Taat Indah Bersinar menambahkan kesiapan perusahaan menambah suplai jika diperlukan.

"Perusahaan siap mempercepat suplai apabila dibutuhkan. Bila ada permintaan tambahan dari Sukabumi, armada kami siap. Koordinasi teknis tinggal disambungkan agar pengiriman lebih efisien,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Verifikasi Calon Penerima P...
Daerah
BPBD Cilacap: Dua Desa Terd...
Daerah
Pascagempa 6,7 Sulteng Bant...

KPK Sita Aset Milik Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
KPK Sita Aset Milik Bupati ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.