Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peternak Ayam Jamin Pasokan, Kementan Tegaskan: Distribusi Harus Dikawal!

📅 Minggu, 15 Feb 2026, 11:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Berdasarkan pemantauan Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat, suplai ayam di wilayah Sukabumi mencapai 48–50 ton per hari dan dinilai cukup memenuhi kebutuhan masyarakat. Meski demikian, terdapat indikasi perlambatan barang yang masuk ke pasar sehingga pengawasan distribusi perlu diperkuat.

Data rapat juga mencatat harga ayam hidup di kandang pada pekan kedua Februari rata-rata Rp 25.000 per kilogram, dan pada 11 Februari sekitar Rp 26.000 per kilogram untuk bobot dua kilogram. Pelaku usaha menilai harga di hulu relatif stabil.

Dengan distribusi yang lebih lancar, peternak berharap ritme panen kembali normal, biaya pemeliharaan tidak membengkak, serta kepastian serapan pasar tetap terjaga. Pemerintah bersama asosiasi pun menyiapkan langkah komunikasi publik agar informasi yang beredar tidak menimbulkan kepanikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Verifikasi Calon Penerima P...
Daerah
BPBD Cilacap: Dua Desa Terd...
Daerah
Pascagempa 6,7 Sulteng Bant...

KPK Sita Aset Milik Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
KPK Sita Aset Milik Bupati ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.