Dianggap Bebani Rakyat, AS Bakal Pangkas Tarif Alumunium
📅 Sabtu, 14 Feb 2026, 16:15 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
MOSKOW - Presiden AS Donald Trump berencana memangkas tarif tertentu pada produk baja dan aluminium atas peringatan para ekonom bahwa bea masuk tersebut membebani konsumen Amerika, demikian lapor surat kabar Financial Times pada Jumat, mengutip sumber.
Menurut laporan tersebut, pejabat Departemen Perdagangan AS dan Perwakilan Perdagangan AS sepakat bahwa tarif berdampak langsung pada konsumen, antara lain dengan lonjakan harga untuk loyang kue, serta kaleng minuman dan makanan.
Hal ini bertentangan dengan klaim Trump bahwa bea akan ditanggung perusahaan asing dan bukan penduduk AS.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa pemerintahan Trump sedang meninjau daftar barang yang dikenakan tarif, bertujuan untuk mengecualikan barang-barang tertentu, menghentikan perluasan daftar, dan mengejar penyelidikan keamanan nasional yang lebih terarah pada produk-produk tertentu.
Pada April 2025, Trump memberlakukan bea masuk AS pada barang-barang dari 185 negara dan wilayah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, pada Februari 2025, Trump memerintahkan pemberlakuan tarif 25 persen untuk impor aluminium, yang berlaku efektif 12 Maret 2025 untuk semua pemasok tanpa pengecualian luas. Pada Juni 2025, suku bunga untuk aluminium dan turunannya kemudian dinaikkan menjadi 50 persen. Ant/Sputnik
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!