Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Krisis Kawasan Teluk Disebut Jadi Bom Waktu Bencana Kemanusiaan

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 22:59 WIB | Oleh:
Krisis Kawasan Teluk Disebut Jadi Bom Waktu Bencana Kemanusiaan Doc: AFP

MOSKOW - Eskalasi lebih lanjut konflik di Timur Tengah dapat menjadi bencana bagi puluhan juta orang sehingga seluruh pihak harus mengambil langkah untuk meredakan ketegangan dan melindungi warga sipil, sebut lembaga medis internasional.

“Warga sipil membayar harga yang tidak dapat diterima akibat operasi militer di Timur Tengah. Eskalasi lebih lanjut akan menjadi bencana bagi puluhan juta orang,” kata Presiden Komite Internasional Palang Merah (ICRC) Mirjana Spoljaric, Selasa (13/10).

“Upaya mendesak harus dilakukan untuk meredakan ketegangan dan melindungi warga sipil dari dampak yang lebih buruk,” tambahnya, seperti dikutip kantor pers ICRC.

ICRC menyatakan bahwa kematian, korban luka, dan kehancuran di Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir menjadi contoh lain dampak buruk konflik terhadap warga sipil.

Di Yaman, termasuk di Aden dan Sanaa, jumlah korban tewas, pengungsi, serta kerusakan infrastruktur sipil terus meningkat pada tingkat yang mengkhawatirkan, kata Spoljaric.

Menurut dia, infrastruktur sipil di berbagai wilayah Timur Tengah berulang kali menjadi sasaran dan menimbulkan korban jiwa.

“Warga sipil dan objek sipil harus dilindungi dari serangan. Pihak-pihak yang berkonflik harus selalu membedakan antara warga sipil, objek sipil, dan sasaran militer,” kata Spoljaric.

Bentrok antara gerakan Houthi dan pasukan yang loyal kepada pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi kembali terjadi pada pertengahan Juli setelah periode relatif tenang selama empat tahun.

Eskalasi tersebut terjadi setelah Houthi mulai menyerang kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah sebagai balasan atas serangan militer Yaman terhadap Bandara Sanaa.

Houthi menguasai seluruh pesisir barat Laut Merah serta sejumlah kota di sekitar Selat Bab el-Mandeb. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Uni Eropa Kian Serius Tinjau Keanggotaan Ukraina

58 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Uni Eropa Kian Serius Tinja...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.