Sultan Oman dan PM Inggris Sebut Selat Hormuz Perlu Segera Dibuka
📅 Kamis, 22 Okt 2026, 17:05 WIB | Oleh: Deri HenriawanLONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris Andy Burnham dan Sultan Oman Haitham bin Tariq pada Rabu (21/10) sepakat tentang perlunya membuka Selat Hormuz, ungkap sebuah pernyataan yang dirilis pemerintah Inggris pada Rabu tersebut.
Pembukaan kembali Selat Hormuz akan mengurangi tekanan pada rantai pasokan global dan meredakan dampaknya terhadap masyarakat di dalam negeri, kata Burnham dalam pertemuan dengan sultan Oman di Downing Street.
Terkait situasi di Timur Tengah, Burnham menegaskan peran penting Oman dalam menjaga stabilitas kawasan. Dia juga menyampaikan terima kasih atas upaya Oman dalam membuka kembali Selat Hormuz, papar pernyataan tersebut.
Pada 28 Februari, Israel dan Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran dan sejumlah kota lain di Iran. Iran membalas dengan gelombang serangan rudal dan drone yang menyasar Israel serta pangkalan dan aset AS di kawasan tersebut, dan memperketat kendalinya atas Selat Hormuz.
Sebelum perang, sekitar 20,3 juta barel minyak bumi dan minyak mentah melintasi selat tersebut setiap harinya, atau sekitar 25 persen dari perdagangan minyak maritim dunia. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!