Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tembok Pembatas TPU Jeruk Purut Roboh Akibat Hujan Deras

📅 Kamis, 30 Okt 2025, 20:24 WIB | Oleh:
Tembok Pembatas TPU Jeruk Purut Roboh Akibat Hujan Deras Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Ket. Tembok pembatas di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Pasar Minggu, Jakarta Selatan roboh akibat hujan deras, Jakarta, Kamis (30/10).

JAKARTA - Tembok pembatas di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Pasar Minggu, Jakarta Selatan roboh akibat hujan deras di daerah itu pada Kamis sore pukul 16.00 WIB.

"Akibat hujan sangat lebat, mengakibatkan tembok (pembatas) roboh," kata Kepala TPU Jeruk Purut Edi Nurzaman saat dihubungi di Jakarta, Kamis (30/10).

Edi mengatakan hujan di lokasi mengakibatkan tembok pembatas roboh sekitar pukul 17.00 WIB.

Jebolnya tembok ini menjadi viral di media sosial (medsos). "Ini di jeruk purut temboknya jebol, tuh Jeruk Purut temboknya jebol, sampai kuburannya tuh ya, masyaallah, ya kan, jebol sampai ujung, jeruk perut ya, tidak bisa melintas ya, jebol parah," terang perekam video.

Puing-puing tembok yang roboh pun terlihat berhamburan di tepi jalan. Tanah merah yang berasal dari pemakaman juga berceceran ke tepian jalan.

Edi mengatakan kejadian tembok pembatas roboh di TPU tersebut hingga saat ini baru terjadi kedua kalinya.

Oleh karena itu, pihaknya memastikan jalan di sekitar TPU itu ditutup agar warga mencari jalan alternatif lainnya.

"Iya, jalan dialihkan sementara ke atas dulu karena memang hujan," ucapnya.

Ia juga menyebut, tak ada korban dari peristiwa ini.

Ia tak merinci detail dari tembok pembatas yang roboh tersebut.

Di tempat terpisah, Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela ketika dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras melanda kawasan Pasar Minggu dan sekitarnya. Namun dia belum bisa menjelaskan penyebab pasti tembok TPU Jeruk Purut tersebut bisa roboh.

Sementara itu, hingga pukul 18.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat ada 28 RT di Jakarta Selatan yang masih tergenang banjir.

Rinciannya yakni satu RT di Cilandak Barat dengan ketinggian 80 sentimeter (cm) yang penyebabnya curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut.

Lalu, satu RT di Bangka dengan ketinggian 110 cm yang penyebabnya curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut. Kemudian, 26 RT dengan ketinggian 30 cm yang penyebabnya curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut. Ant/berbagai sumber

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.