Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Piala Dunia 2026 Dibayangi Kekhawatiran dan Ketakutan

📅 Senin, 09 Feb 2026, 08:43 WIB | Oleh:

Belakangan ini Presiden Donald Trump agresif mengusik siapa pun, entah itu sekutu atau musuh AS, termasuk Iran, Kanada, dan Denmark.

Dua dari tiga negara itu sudah memastikan diri menjadi peserta Piala Dunia 2026.

Iran menjadi salah satu wakil Asia, sedangkan Kanada berstatus tuan rumah, seperti halnya AS dan Meksiko.

Nasib Denmark ditentukan pada 26 dan 31 Maret ketika mereka menghadapi Makedonia Utara dalam semifinal playoff zona Eropa, dan final melawan Ceko atau Republik India.

Jika Denmark lolos, mereka akan mengawali laga di Meksiko, dan jika lolos ke fase gugur bakal melanjutkan berlaga di AS.

Iran bahkan sudah sejak fase grup bertanding di AS.

Baik Denmark, Iran maupun Kanada, tengah ribut dengan Trump dalam isu berbeda-beda.

Denmark ribut dengan AS dalam isu Greenland, Kanada ribut karena perang tarif. Sedangkan Iran di ambang perang terbuka dengan AS gara-gara tenggat perjanjian nuklir.

Mungkin kekhawatiran panas secara politik itu tak akan terwujud, tapi mungkin juga terjadi di lapangan bola, apalagi Trump dan barisan pendukung ultra-kanannya, kerap memanfaatkan ajang olahraga untuk show of force dan citra kuasa.

Lain dari itu, manakala Piala Dunia 2026 digelar dari Juni sampai Juli, maka itu adalah masa-masa kritis dalam dinamika politik di AS karena sudah masuk masa Pemilu Sela pada November 2026. Dan Pemilu ini menentukan nasib pemerintahan Trump kemudian.

Semoga saja semua skenario buruk itu tak terjadi, apalagi FIFA jauh-jauh hari sudah memasang garis merah berkaitan dengan profesionalitas penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Khawatir Tak Ramah Tamu

Ada satu lagi kekhawatiran yang mengganggu sejumlah kalangan, bahwa Piala Dunia 2026 bisa menjadi Piala Dunia yang tidak ramah kepada penonton non tuan rumah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.