Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat Sejalan Bursa Asia, Pasar Uji Optimisme di Tengah Ketidakpastian Global

📅 Senin, 09 Feb 2026, 17:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat Sejalan Bursa Asia, Pasar Uji Optimisme di Tengah Ketidakpastian Global Doc: ANTARA/ Dhemas Reviyanto
Ket. Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham atau IHSG di Bursa Efek Indonsia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – IHSG ditutup menguat seiring mengikuti pergerakan positif bursa saham kawasan Asia, mencerminkan membaiknya sentimen investor terhadap prospek ekonomi regional.

Penguatan ini didorong oleh aksi beli pada saham-saham berkapitalisasi besar, seiring harapan stabilisasi kebijakan moneter global dan meredanya kekhawatiran perlambatan ekonomi.

Meski demikian, pelaku pasar masih cenderung selektif, menandakan bahwa penguatan IHSG lebih bersifat respons sentimen jangka pendek ketimbang refleksi fundamental yang sepenuhnya solid.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (9/2) sore ditutup menguat 96,61 poin atau 1,22 persen ke posisi 8.031,87 mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 5,36 poin atau 0,66 persen ke posisi 820,94.

"Setelah sempat dibuka melemah, akibat sentimen negatif dari penurunan outlook atas peringkat beberapa emiten, IHSG berhasil berbalik menguat. Faktor positif antara lain berasal dari penguatan indeks bursa kawasan Asia," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta.

Selain itu, Ratna mengatakan berlanjutnya penguatan harga emas, perak serta tembaga juga menjadi sentimen positif.

Dari dalam negeri, Indeks keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia meningkat di level 127,0 pada Januari 2026 dari level sebelumnya 123,5 pada Desember 2025, atau merupakan level tertinggi sejak Januari 2025, yang didorong oleh peningkatan dalam hampir enam sub indeks utama.

Di sisi lain, pelaku pasar mencermati data retail sales bulan Desember 2025, yang diperkirakan melambat menjadi 5,5 persen dari sebelumnya 6,3 persen pada November 2025.

Sementara itu, BEI dijadwalkan akan melakukan pertemuan teknis lanjutan dengan MSCI Inc pada Rabu (11/2), yang merupakan tindak lanjut dari pertemuan 2 dan 5 Februari 2025.

BEI bersama SRO akan mengajukan beberapa inisiatif kepada MSCI seiring dengan 8 rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar modal Indonesia yang ditargetkan selesai pada April 2026 mendatang.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang naik sebesar 4,36 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor barang konsumen non primer yang masing-masing naik sebesar 2,96 persen dan 2,00 persen.

Sementara itu, dua sektor menurun yaitu sektor keuangan dan sektor kesehatan yang turun sebesar 0,73 persen dan 0,13 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Megapolitan
Mandirikan Daerah lewat Opt...
Daerah
Momen Unik HUT Ke-81 RI, WN...
Olahraga
Rodri Selangkah Lagi Tingga...
Daerah
Perairan Rupat Riau Geger! ...
Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.