Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kampung Nelayan Merah Putih Didorong Jadi Lokomotif Ekonomi Pesisir Papua

📅 Minggu, 08 Feb 2026, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kampung Nelayan Merah Putih Didorong Jadi Lokomotif Ekonomi Pesisir Papua Doc: ANTARA/ Qadri Pratiwi.
Ket. Suasana masyarakat pesisir yang ada di Kampung Enggros Kota Jayapura, Papua.

JAYAPURA – Percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Tanah Papua menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi sumber daya laut sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia.

Dengan garis pantai yang panjang dan kekayaan hayati yang besar, Papua memiliki peluang menjadi lumbung perikanan nasional.

Namun keterbatasan infrastruktur, akses pasar, dan teknologi masih membatasi nilai tambah yang dinikmati masyarakat lokal.

Karena itu, penguatan sarana pelabuhan, rantai dingin, industri pengolahan, serta peningkatan kapasitas nelayan menjadi kunci agar sektor ini mampu menciptakan lapangan kerja, menekan kemiskinan pesisir, dan memperkuat ketahanan pangan berbasis laut secara berkelanjutan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan (KEPP) Papua menyepakati percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Tanah Papua melalui penguatan program strategis Kampung Nelayan Merah Putih sebagai penggerak ekonomi masyarakat pesisir.

Anggota Komite Eksekutif Papua Paulus Waterpauw di Jayapura, Minggu (8/2), mengatakan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat pesisir serta sinergi pemerintah pusat dan daerah agar program kelautan nasional dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat lokal, khususnya di Papua.

"Pengembangan kampung nelayan, penguatan ekspor hasil perikanan, hingga pendidikan vokasi kelautan masih perlu mendapat perhatian lebih, agar potensi laut Papua dapat dimanfaatkan secara optimal," katanya

Menurut Paulus, jika industri dan kegiatan nelayan tumbuh, maka ekspor bisa langsung dilakukan dari Papua.

"Oleh sebab itu percepatan sektor kelautan ini yang harus kami dorong bersama,” ujarnya.

Dia mengatakan, persoalan rantai pasok perikanan juga dinilai belum berjalan efektif, sehingga produk ikan dari luar daerah masih mendominasi pasar lokal meskipun wilayah laut Papua sangat luas dan kaya sumber daya.

"Untuk itu kami juga sangat mendorong penguatan pendidikan vokasi kelautan di wilayah pesisir agar generasi muda memiliki keterampilan khusus dan mampu menjadi tenaga kerja kompeten di sektor perikanan dan kemaritiman," katanya.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan pemerintah menargetkan pembangunan sedikitnya 200 titik Kampung Nelayan Merah Putih pada tahun ini termasuk di wilayah Papua, guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan.

“Kami ingin mengetahui seberapa besar produktivitas masyarakat pesisir Papua. Ekonomi dari sektor perikanan harus terus bergerak dan KKP siap hadir mendukung pelatihan serta pemberdayaan nelayan,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.