Bunga Bangkai Mekar Sempurna di Kebun Raya Bogor

Sabtu, 07 Feb 2026, 23:48 WIB

JAKARTA - Koleksi Amorphophallus titanum atau yang dikenal sebagai bunga bangkai raksasa akhirnya mekar di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat.

Amorphophallus titanum yang melegenda ini memasuki fase awal menuju mekar di area koleksi bunga bangkai, tepatnya di tebingan Mata Air Kahuripan, pada Minggu, 25 Januari 2026. Kemudian, tepat pada Kamis, 5 Februari 2026, bunga ini mulai menampakkan kecantikannya yang kemudian mekar sempurna saat malam hari.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

"Pada Kamis, 5 Februari 2026, bunga bangkai mencapai fase mekar penuh. Tongkol menjulang hingga 140 cm, dengan diameter bunga mencapai 56 cm. Tepat pukul 00.24 WIB, seludang bunga terbuka sempurna, menandai klimaks dari peristiwa langka yang hanya berlangsung singkat," kata Horticulture Senior Manager PT Mitra Natura Raya, Pengelola Kebun Raya Bogor, Yudhistira melalui keterangan di Jakarta, Sabtu.

Yudhistira menyebut mekarnya bunga bangkai raksasa bukan sekadar peristiwa botani, melainkan pengingat akan keajaiban siklus alam dan pentingnya upaya konservasi tumbuhan langka.

Lebih lanjut, Peneliti Ahli Madya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Dian Latifah menjelaskan tumbuhan ini merupakan salah satu koleksi Kebun Raya Bogor yang ditanam pada 11 September 1992, dengan bibit yang berasal dari Jambi.

Dian memaparkan penyerbukan bunga bangkai raksasa dalam kasus di alam bebas harus dibantu serangga penyerbuk yang di alam harus terbang jauh berpuluh-puluh kilometer membawa serbuk sari dari bunga lain yang mekar bersamaan untuk menjadi buah dan biji.

"Sedangkan di Kebun Raya harus dibantu manusia (hand pollination). Bunga jantan dan betinanya tidak masak bersamaan," ungkapnya.

Menurut dia, masyarakat perlu melihat proses mekarnya bunga bangkai raksasa ini, sebab hal ini merupakan kejadian langka dan ditunggu-tunggu.

Dian menjelaskan bunga dengan nomor koleksi VI.C.489 itu terakhir mekar tahun 2020 di Kebun Raya Bogor. Saat ini, nomor koleksi 382-lah yang sedang mekar setelah penantian 12 tahun, sebab memiliki siklus hidup yang unik, memiliki fase vegetatif dan generatif diselingi fase dorman (istirahat). Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.