Sabalenka dan Kyrgios Antusias Sambut Tantangan “Battle of the Sexes”
Minggu, 28 Des 2025, 07:28 WIBDUBAI â Petenis putri peringkat satu dunia Aryna Sabalenka dan bintang tenis asal Australia Nick Kyrgios mengaku antusias menghadapi tantangan penuh ketidakpastian jelang laga ekshibisi bertajuk âBattle of the Sexesâ yang akan digelar pada hari Minggu (28/12) sore waktu setempat. Pertandingan ini memicu perdebatan di dunia tenis global.
Duel antara Sabalenka, peraih empat gelar Grand Slam, melawan Kyrgios, mantan petenis peringkat 13 dunia, dipandang sebagian kalangan sebagai hiburan semata. Namun, para pengkritik menilai ajang tersebut berisiko meremehkan tenis putri dan mengaburkan perjuangan panjang menuju kesetaraan gender dalam olahraga.
Meski menuai pro dan kontra, kedua pemain menegaskan tidak terlalu terpengaruh oleh perdebatan yang mengiringi pertandingan di Coca-Cola Arena, Dubai.
âAcara ini sangat tidak terduga, dan saya benar-benar tidak tahu apa yang akan terjadi,â ujar Sabalenka.
âItulah yang saya sukai, karena perasaan inilah yang dikejar saat bermain olahragaâsituasi yang tak terduga. Saya suka menantang diri sendiri. Bagi saya ini tantangan besar, apalagi melawan Nick, sosok yang tidak terduga dan âgilaâ,â katanya sambil tersenyum.
Menurut Sabalenka, laga tersebut juga menjadi ajang pembuktian. âIni latihan yang hebat untuk saya dan pesan yang kuat bagi para perempuan. Saya berharap mereka menonton dan melihat betapa kuat serta tangguhnya saya untuk berani menantang diri bermain melawan seorang pria,â ujarnya.
Ajang ini mengingatkan publik pada âBattle of the Sexesâ legendaris tahun 1973, ketika ikon tenis putri Billie Jean King mengalahkan Bobby Riggs mantan juara Grand Slam yang kala itu berusia 55 tahun yang bersikeras menyatakan tenis putri lebih inferior dibanding tenis putra.
Namun, King baru-baru ini mengatakan kepada BBC bahwa laga di Dubai tidak memikul beban sejarah sebesar duel ikoniknya dengan Riggs. Pertandingannya kala itu, kata King, merupakan bagian dari perjuangan perubahan sosial di era budaya yang sangat berbeda.
Pandangan tersebut diamini Sabalenka. âMereka berjuang untuk hal yang berbeda. Kami berada di sini untuk membawa tenis ke level lain, menarik perhatian pada olahraga kami, dan membantu tenis berkembang,â katanya.
âSaya rasa perempuan sudah membuktikan bahwa kami layak setara. Besok, saya hanya ingin menunjukkan bahwa kami mampu memberikan perlawanan hebat melawan priaâdan tetap bersenang-senang.â
Kyrgios menilai dunia olahraga membutuhkan lebih banyak kolaborasi seperti laga melawan Sabalenka. âTerlalu banyak perpecahan dan pertikaian, sementara kerja sama masih kurang,â ujarnya.
âTerlepas dari hasilnya, tentu saya ingin menang, saya rasa ini menunjukkan bahwa kita bisa melakukan hal-hal luar biasa bersama dalam olahraga.â
Berbeda dengan Riggs yang telah pensiun saat menghadapi King, Kyrgios masih berstatus pemain aktif di tur ATP. Namun, finalis Wimbledon tersebut kerap dibekap cedera dalam beberapa musim terakhir dan baru memainkan lima pertandingan tunggal profesional sepanjang 2025.
Pertandingan ini akan dimainkan dengan format best-of-three sets dengan sejumlah aturan modifikasi: masing-masing pemain hanya mendapat satu servis, ukuran lapangan sedikit diperkecil untuk Sabalenka, serta tiebreak 10 poin jika laga harus ditentukan di set penentuan.
âMeski lapangannya lebih pendek, dia tidak akan memukul dengan ayunan lebih besar, dan saya akan selalu bermain menyerang,â kata Sabalenka.
âItu kekuatan dan gaya permainan saya. Saya juga punya sentuhan yang bagus dan target lebih besar untuk melakukan hal-hal menyenangkan di lapangan.â
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Cuaca Hari Ini, Mayoritas Kota Besar Diprakirakan Hujan Ringan
-
Libur Lebaran Bikin Bandung Kebanjiran Duit, Perputaran Wisata Tembus Rp31,6 Miliar
-
Peluang Ekspor Pupuk Menggoda, Pupuk Indonesia: Jangan Sampai Petani Kekurangan
-
Basket NBA: Brown dan Tatum Antar Celtics Hancurkan Bucks, Rookie Mavs Flagg Cetak 51 Poin
-
Final Four Proliga 2026: Seri Ketiga di Semarang Dipastikan Berlangsung Ketat
-
Kemenkop Sebut 2.500 Gerai Kopdes Merah Putih Siap Digunakan
-
Sering Terdampak Banjir, Puskesmas Sintuk Dipindah ke Lokasi Baru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.