Pemkot Cirebon Pastikan Terminal Harjamukti Siap Layani Mudik Lebaran

Rabu, 11 Mar 2026, 16:15 WIB

CIREBON -- Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, Jawa Barat, memastikan Terminal Harjamukti siap melayani angkutan mudik Lebaran 2026 setelah dilakukan inspeksi keselamatan transportasi (ramp check) terhadap sejumlah armada bus di terminal tersebut.

Wali Kofa Cirebon Effendi Edo di Cirebon, Rabu, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesiapan armada maupun pengemudi sehingga perjalanan masyarakat selama arus mudik dapat berlangsung aman.

Ket. Foto: Suasana kegiagan pengecekan sarana dan prasarana di Terminal Harjamukti Cirebon, Jawa Barat, Rabu (11/3). — Sumber: ANTARA/Fathnur Rohman

“Hari ini kami melakukan ramp check dalam rangka persiapan angkutan Lebaran bersama Kapolres Cirebon Kota, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya,” kata Bupati Effendi Edo.

Di Terminal Harjamukti, kata dia, tersedia sekitar 120 armada bus yang melayani perjalanan dari Cirebon menuju berbagai daerah tujuan selama masa angkutan mudik Lebaran.

Ia menjelaskan hasil pemeriksaan sementara menunjukkan kondisi bus yang diperiksa dalam keadaan baik dari sisi administrasi maupun kelayakan fisik kendaraan.

Menurut dia, armada yang dicek terdiri atas bus reguler maupun bus pariwisata yang akan melayani perjalanan selama periode mudik Lebaran 2026. “Baik bus reguler maupun pariwisata yang kami periksa semuanya dalam kondisi baik,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, kata dia, petugas melakukan pemeriksaan terhadap tiga bus yang terdiri dari dua bus reguler dan satu bus pariwisata.

Ia menuturkan pemeriksaan dilakukan dengan mengecek kelengkapan dokumen kendaraan serta kondisi teknis bus, yang akan digunakan untuk perjalanan jarak jauh.

Selain itu petugas juga memeriksa perlengkapan keselamatan di dalam kendaraan, seperti keberadaan palu pemecah kaca dan kondisi area kemudi.

“Komponen teknis lain yang turut diperiksa, antara lain kondisi ban bus untuk memastikan masih laik digunakan selama perjalanan mudik,” katanya.

Edo menyebutkan pemeriksaan tidak hanya dilakukan pada kendaraan, tetapi juga terhadap awak bus yang akan bertugas membawa penumpang.

Sejumlah sopir dan kernet, lanjut dia, menjalani pemeriksaan kesehatan di posko medis yang disediakan di area Terminal Harjamukti.

“Pemerintah daerah bersama aparat kepolisian akan melarang armada beroperasi, apabila ditemukan masalah yang dapat membahayakan keselamatan penumpang,” ucap dia.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.