Perlu Dievaluasi, Banyak Naturalisasi Menclok ke Klub-klub Lokal
📅 Jumat, 06 Feb 2026, 10:32 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – PSSI sebaiknya mengevaluasi mengapa banyak pemain naturalisasi menclok alias bermain untuk klub-klub liga super Indonesia. Padahal semua tahu kualitas liga di sini.
Perlu dievaluasi apakah ada penurunan kualitas pemain naturalisasi sehingga tidak laku di luar negeri. Maka mereka terpaksa memilih bermain di dalam negeri sini. Ini jelas kerugian besar bagi timnas. Harapannya dengan menaturalisasi, mereka tetap bermain di luar negeri, agar semakin bagus. Ini malah pada tidak dapat klub asing.
Terbaru gelandang timnas Indonesia Ivar Jenner resmi bergabung dengan klub Indonesia Dewa United Banten FC, Jumat. Pemain 22 tahun itu direkrut dari klub Liga Belanda, FC Utrecht, dan akan memperkuat Banten Warriors hingga akhir musim.
Kehadirannya diharapkan menambah kekuatan di lini tengah Dewa United berbekal pengalaman bermain di Eropa serta jam terbang internasional bersama tim nasional.
Dalam sesi perkenalan di Dewa United Arena, Tangerang, Jumat (6/2), Ivar mengatakan perjalanan sepak bolanya di Belanda menjadi fondasi penting dalam perkembangan karirnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya menilai pengalaman selama bermain sepak bola di Belanda berjalan dengan baik. Saya menghabiskan dua tahun bermain di tim usia muda Ajax sebelum pindah ke FC Utrecht saat berusia 12 tahun,” ujar Ivar dikutip dari keterangan resmi.
Ia menambahkan, selama membela FC Utrecht dirinya sempat mendapat kesempatan tampil bersama tim utama serta mencatatkan banyak menit bermain di kompetisi divisi dua Liga Belanda bersama tim kedua klub tersebut.
“Pengalaman itu memberi saya jam terbang penting,” katanya. Terkait kepindahannya ke Indonesia, Ivar mengaku antusias memulai tantangan baru bersama Dewa United.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kini saya mengambil langkah baru untuk karir saya dengan bergabung bersama Dewa United dan merasa sangat senang dengan keputusan ini,” ujarnya.
Selain di level klub, Ivar juga mengungkapkan perjalanan bersama tim nasional Indonesia yang dimulai dari kelompok usia muda.
“Pengalaman saya bersama tim nasional juga berjalan positif. Perjalanan itu dimulai ketika saya bergabung dengan tim nasional U20 dalam pemusatan latihan di Turki,” katanya.
Ia kemudian melanjutkan kiprah di tim U23 hingga dipercaya memperkuat tim senior di bawah tiga pelatih berbeda. Meski Indonesia belum berhasil lolos ke Piala Dunia 2026, Ivar menyatakan keyakinannya terhadap potensi tim nasional.
“Saya percaya tim nasional memiliki kualitas yang baik untuk bersaing di Piala Asia serta menatap peluang menuju Piala Dunia berikutnya. Saya optimistis target tersebut dapat tercapai,” pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!