Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PDAM Kota Cirebon Perbaiki Kebocoran Pipa di Plangon, 30 Ribu Pelanggan Terdampak

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 19:00 WIB | Oleh:
PDAM Kota Cirebon Perbaiki Kebocoran Pipa di Plangon, 30 Ribu Pelanggan Terdampak Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Pipa PDAM Kota Cirebon mengalami kebocoran hingga berdampak pada ribuan pelanggan di Cirebon, Jawa Barat, Kamis (5/2).

CIREBON - Sebanyak 30.000 pelanggan Perumda Air Minum (PDAM) Kota Cirebon mengalami gangguan layanan air bersih menyusul kebocoran hebat pada pipa transmisi utama di kawasan Plangon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Insiden yang diketahui sejak Rabu (4/2) malam tersebut melumpuhkan hampir 50 persen distribusi air di seluruh wilayah jaringan layanan kota, memaksa petugas teknis melakukan pembongkaran badan jalan secara darurat untuk proses perbaikan.

“Kurang lebih ada 30 ribu pelanggan yang terdampak, atau sekitar 50 persen dari total pelanggan kami,” kata Direktur Utama PDAM Kota Cirebon Sofyan Satari di Cirebon, Kamis (5/1).

Ia menjelaskan titik kebocoran pipa transmisi, sudah ditemukan dan kini dalam tahap penanganan oleh tim teknis setelah dilakukan pembongkaran badan jalan.

Pihaknya mendata kebocoran pipa utama itu pertama kali diketahui pada Rabu (4/2) malam sekitar pukul 21.55 WIB, setelah petugas piket menerima laporan adanya semburan air dari bawah permukaan jalan.

Sebaiknya Anda baca juga:

Menurut dia, proses perbaikan diperkirakan memakan waktu satu hingga dua hari, bergantung pada kondisi cuaca serta situasi teknis di lapangan.

“Kalau cuacanya mendukung seperti ini, mungkin perbaikannya satu sampai dua hari,” ujarnya.

Ia menuturkan gangguan tersebut menyebabkan suplai air ke sejumlah wilayah di Kota Cirebon mengalami penurunan tekanan hingga tidak mengalir, sehingga keluhan pelanggan mulai berdatangan.

PDAM Kota Cirebon, kata dia, menyiapkan langkah darurat dengan mendistribusikan air bersih menggunakan mobil tangki ke daerah yang paling terdampak.

Pihaknya menurunkan tiga unit mobil tangki dan memperoleh dukungan tambahan armada dari PDAM di wilayah sekitar, untuk memperkuat layanan sementara.

“Keluhan sudah banyak masuk. Kami menyiapkan pelayanan lewat pengiriman air menggunakan mobil tangki,” katanya.

Ia menambahkan, kebocoran pipa utama itu juga menimbulkan kehilangan air dalam jumlah besar, yang ditaksir mencapai sekitar 75 ribu meter kubik per hari.

Jaringan yang rusak, lanjut dia, merupakan pipa utama jenis ductile cast iron pipe (DCIP) berdiameter 600 milimeter yang terpasang sejak sekitar tahun 1978 dan masih dinilai layak secara teknis.

Sofyan menduga kebocoran tidak semata dipicu usia pipa, melainkan faktor beban kendaraan di atas jalan yang menanjak dan kondisi tanah yang labil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Advertisement
astra2
Advertisement
gaia musik festival
Luar Negeri
AS Umumkan Bantuan 15,5 Jut...
Olahraga
Swiatek Melaju Melewati Shn...
Ekonomi
Dibayangi Tekanan, 11 Agust...
Advertisement
gaia musik festival
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.