Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemuda Muhammadiyah Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

📅 Minggu, 01 Feb 2026, 17:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemuda Muhammadiyah Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden Doc: Antara
Ket. Sejumlah personel Korps Brimob mengikuti apel.

Banda Aceh - Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Aceh menilai penempatan Polri di bawah Presiden merupakan langkah yang sudah tepat karena sejalan dengan semangat atau amanat reformasi.

"Polri di bawah Presiden sudah tepat, ini sejalan dengan amanat reformasi 1998," kata Ketua PWPM Aceh, Zul Hafiyan, di Banda Aceh, Minggu (1/2).

Penegasan ini disampaikan Zul Hafiyan sebagai bentuk dukungan PWPM Aceh terhadap penguatan institusi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tanah air.

Zul Hafiyan menyatakan, posisi Polri di bawah Presiden merupakan amanat reformasi yang bertujuan memperkuat profesionalisme dan kemandirian institusi kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Reformasi, kata dia, telah mengamanatkan pemisahan peran dan fungsi institusi negara, termasuk penataan posisi Polri agar lebih profesional, mandiri, dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden sebagai kepala pemerintahan.

Menurutnya, sistem tersebut bertujuan memperkuat kontrol sipil serta memastikan kepolisian bekerja untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

Ia menegaskan, Polri memiliki peran yang sangat strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, serta ketertiban umum di tengah masyarakat.

"Karena itu, dibutuhkan sistem komando yang jelas dan kuat agar tugas-tugas kepolisian dapat berjalan secara optimal," ujarnya.

Zul Hafiyan menilai, sebagai negara besar dengan jumlah penduduk ratusan juta jiwa, Indonesia memerlukan institusi kepolisian yang mandiri dan berada langsung di bawah kendali Presiden Republik Indonesia.

Dirinya berharap Polri terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta pelayanan kepada masyarakat demi terciptanya keamanan dan ketertiban yang berkeadilan di seluruh wilayah Indonesia.

Serta, mampu menjalankan fungsi penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat secara profesional serta bebas dari intervensi.

Dalam kesempatan ini, PWPM Aceh juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya Polri menjaga keamanan dan ketertiban nasional, sekaligus mengawal agar institusi ini tetap berada pada koridor hukum, demokrasi, dan nilai-nilai keadilan sosial.

"Dengan sinergi antara Polri, pemerintah dan masyarakat, PWPM Aceh optimistis stabilitas keamanan nasional dapat terus terjaga demi mendukung pembangunan dan persatuan bangsa," demikian Zul Hafiyan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.