Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Cuaca Cerah di NTB Bersifat Sementara

📅 Jumat, 30 Jan 2026, 10:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Cuaca Cerah di NTB Bersifat Sementara Doc: ANTARA
Ket. Tangkapan layar peta pola angin yang mempengaruhi kondisi cuaca di Nusa Tenggara Barat, Jumat (30/1/2026).

MATARAM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca cerah yang terjadi beberapa hari terakhir di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) bersifat sementara akibat kelembapan udara belum cukup basah untuk membentuk awan hujan.

Ketua Kelompok Kerja Observasi, Data, dan Informasi Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid BMKG NTB, Ari Wibianto, mengatakan meski ada tiga sirkulasi siklonik di selatan Indonesia dan satu pusat tekanan rendah di utara Australia, kondisi itu tidak terlalu memengaruhi cuaca di NTB.

"Aliran massa udara terkonsentrasi di wilayah perairan selatan NTB, dan beberapa hari ini kelembapan di wilayah NTB tidak terlalu basah hingga lapisan atas," ujarnya di Mataram, Jumat (30/1).

Ia menjelaskan kondisi cuaca cerah saat ini dipengaruhi oleh pola angin yang relatif aman dan terkonsentrasi di wilayah perairan selatan, terkhusus Samudera Hindia.

Ia mengimbau masyarakat NTB untuk mewaspadai potensi peningkatan hujan akibat pengaruh pusat tekanan rendah di wilayah utara Australia.

"Cuaca cerah masih bersifat sementara karena sekarang masih masuk musim hujan, sehingga tetap ada potensi cuaca ekstrem. Kami prakirakan mulai tanggal 31 Januari 2026, NTB kembali berpotensi hujan," kata dia.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dengan kondisi cuaca cerah yang terjadi saat ini lantaran NTB masih berada dalam periode musim hujan.

Berdasarkan analisa BMKG, daerah yang berpotensi mengalami peningkatan hujan pada 31 Januari 2026 berada di sepanjang pesisir wilayah selatan NTB.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melakukan mitigasi diri, keluarga, serta lingkungan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti genangan, banjir, banjir bandang, dan longsor," demikian Ari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.