Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinkes Kudus: Siswa Terdampak Keracunan MBG Bertambah Jadi 118 Orang

📅 Kamis, 29 Jan 2026, 15:59 WIB | Oleh:
Dinkes Kudus: Siswa Terdampak Keracunan MBG Bertambah Jadi 118 Orang Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Puluhan mobil ambulans disiagakan di halaman SMA 2 Kudus, Jawa Tengah, sebagai bentuk respons cepat Pemkab Kudus bersama unsur TNI/Polri dan organisasi kemasyarakatan, menghadapi dugaan keracunan massal, Kamis (29/1).

KUDUS -- Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mencatat jumlah siswa SMA Negeri 2 Kudus yang terdampak dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertambah dari sebelumnya 70 menjadi 118 siswa.

"Hasil pendataan kami hingga saat ini jumlah siswa yang dirawat mencapai 118 orang dan tersebar di tujuh rumah sakit," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Mustiko Wibowo di Kudus, Kamis.

Adapun rinciannya, siswa dirawat di RSUD Loekmono Hadi Kudus sebanyak 28 orang, RS Mardi Rahayu Kudus 22 orang, RS Sarkies Aisyiyah 19 orang, RSI Kudus 14 orang, RS Kumala Siwi 13 orang, RS Kartika 9 orang, dan RS Aisyiyah 13 orang.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan SMA Negeri 2 Kudus Dwiyana mengungkapkan siswa yang menjalani perawatan tidak hanya hari ini (29/1) saja, melainkan sebagian sudah dirawat sejak Rabu (28/1) malam.

Menurut dia keluhan awal justru lebih dahulu dirasakan oleh para guru setelah menyantap menu MBG yang diterima sekolah dari SPPG Purwosari pada Rabu (28/1) sekitar pukul 11.15 WIB. Kemudian dibagikan kepada siswa serta guru sekitar pukul 11.45 WIB.

"Awalnya keluhan sakit perut dan diare muncul di kalangan guru. Setelah itu, banyak siswa yang mengeluhkan perut sakit, mual, pusing, dan diare," ujarnya.

Ia menjelaskan jumlah guru dan tenaga kependidikan di SMA Negeri 2 Kudus sebanyak 98 orang, sedangkan jumlah siswa mencapai 1.178 orang. Berdasarkan laporan sementara, sekitar 600 siswa mengalami gejala serupa, namun sebagian besar memilih menjalani perawatan di rumah, termasuk sejumlah guru.

Menu MBG yang diterima sekolah dari SPPG Purwosari berupa soto ayam suwir, tempe, dan tauge.

Dwiyana menambahkan pihak sekolah sempat memanggil perwakilan SPPG Purwosari untuk meminta klarifikasi terkait menu makanan dan kondisi kesehatan makanan tersebut. Sekolah juga mengumpulkan perwakilan kelas untuk pendataan siswa yang mengalami keluhan.

"Setiap kelas ada yang melaporkan 35 siswa sakit, ada yang 20, dan 17 siswa. Setelah kami merasa tidak mampu menangani, kami meminta bantuan dokter puskesmas," ujarnya.

Petugas puskesmas bersama Dinas Kesehatan kemudian datang ke sekolah. Karena kondisi sejumlah siswa terus memburuk, pihak sekolah meminta bantuan ambulans untuk merujuk siswa ke rumah sakit di Kabupaten Kudus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.