Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

194,5 Hektare Tanaman Padi di Kabupaten Tangerang Alami Puso akibat Banjir

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 18:57 WIB | Oleh:

Namun, untuk update terkini dari puluhan kecamatan yang terdampak itu telah berangsur surut. Hanya saja, air banjir menyisakan beberapa wilayah masih terendam dengan ketinggian air mencapai 30 sampai 80 centimeter.

"Saat ini yang masih banjir itu rata-rata ada luapan, Limpahan dari Sungai Cidurian, Sungai Cirarab, dan juga ada Situ Gelam. Itu memang penyebabnya adalah tingginya curah hujan, dan sungai sudah tidak mampu lagi untuk menampung hingga meluap," terangnya.

Dengan kondisi tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kini terus berupaya melakukan penanganan melalaui pemulihan pasca bencana oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

"Upaya pemerintah daerah mengerahkan semua OPD terkait. Sejak kemarin terus melakukan penanganan banjir baik terhadap korban maupun penanganan penyebab banjir," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

34 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.