Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penutupan Pelintasan Sebidang Tidak Resmi di Kediri 

📅 Selasa, 27 Jan 2026, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penutupan Pelintasan Sebidang Tidak Resmi di Kediri  Doc: Antara

Kediri - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, Jawa Timur, melakukan penutupan permanen pelintasan sebidang tidak resmi di Km 191+7/8 petak jalan Stasiun Kediri–Susuhan, Kabupaten Kediri.

"Langkah ini dilakukan sebagai upaya nyata untuk menghilangkan titik-titik rawan yang dapat membahayakan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan," kata Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari di Kediri, Selasa.

Ia menambahkan penutupan pelintasan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 94 Ayat (1), yang menegaskan bahwa pelintasan sebidang tanpa izin wajib ditutup demi menjamin keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Di Kediri, titik penutupan pelintasan sebidang tidak resmi itu di Km 191+7/8 petak jalan Stasiun Kediri–Susuhan, tepatnya Dusun Susuhan, Desa Gampeng, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri.

Tohari menjelaskan pelintasan sebidang tidak resmi memiliki tingkat risiko yang sangat tinggi sebab tidak adanya penjagaan, baik petugas maupun sistem pengaman seperti palang pintu.

Selain itu, juga minim rambu dan peringatan keselamatan, sehingga pengguna jalan tidak memperoleh informasi yang memadai serta meningkatnya frekuensi perjalanan KA, khususnya menjelang Angkutan Lebaran 2026, yang secara signifikan meningkatkan potensi kecelakaan fatal apabila perlintasan tersebut tetap digunakan.

Tohari mengungkapkan sepanjang tahun 2025, KAI Daop 7 Madiun telah menutup sebanyak 15 pelintasan sebidang tidak resmi di wilayah kerjanya.

Pada 2026 ini, Daop 7 juga merencanakan menutup delapan pelintasan sebidang tidak resmi dan yang resmi namun tidak dijaga.

“Langkah ini merupakan amanat undang-undang sekaligus bentuk tanggung jawab kami dalam melindungi keselamatan masyarakat,” kata Tohari.

Pihaknya juga mengimbau dengan tegas kepada masyarakat yang tinggal di sekitar jalur rel untuk tidak membuka akses atau perlintasan baru secara mandiri.

Penutupan pelintasan tidak resmi ini sekaligus menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin memahami bahaya beraktivitas di jalur kereta api yang masih aktif.

Dirinya menegaskan keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan masyarakat adalah tanggung jawab bersama.

"Kami mengajak masyarakat untuk selalu disiplin dan hanya menggunakan pelintasan resmi yang telah dilengkapi rambu serta sistem pengamanan. Dengan kepatuhan bersama, kita dapat mewujudkan perjalanan kereta api yang aman, selamat, dan nyaman tanpa gangguan,” kata Tohari.

Like, Share, Comment:

Komentar (2)

bagus aan
bagus aan
31 Jan 2026, 23:06 WIB.

Pendapat,,, menurutku PT kereta api menutup akses masyarakat,, harus memutar jauh?gimana kalo berpendapat kereta apinya yang ditutup? menjengkelkan bagi Masyarakat sekitar itu

Balas
⤴️ Balasan untuk bagus aan
Sarana Digital Mandiri Srandil
Sarana Digital Mandiri Srandil
01 Feb 2026, 04:46 WIB.

Boleh jg idenya menutup kereta api, kan orang Jatim hobinya naik bis yg kebut2an di jln.

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.