Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peletakan Batu Pertama 'Cincin Donat', MRT Jakarta Targetkan 2026

📅 Selasa, 27 Jan 2026, 19:29 WIB | Oleh:
Peletakan Batu Pertama 'Cincin Donat', MRT Jakarta Targetkan 2026 Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Ket. Desain proyek kawasan berorientasi transit (transit-oriented development/TOD) berupa pedestrian berbentuk melingkar atau "cincin donat" di Dukuh Atas, Jakarta, Selasa (27/1).

JAKARTA- PT MRT Jakarta (Perseroda) menargetkan  peletakan batu pertama (groundbreaking) kawasan berorientasi transit (transit oriented development/TOD) berupa pedestrian berbentuk melingkar atau "cincin donat" pada pertengahan 2026.

"Saya targetkan paling lambat di pertengahan tahun 2026 bisa 'groundbreaking'," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat dalam Forum Jurnalis MRT di Jakarta, Selasa (27/1).

Tuhiyat mengatakan, proyek tersebut bertujuan untuk menghubungkan empat kuadran di kawasan Dukuh Atas yang saat ini belum saling terkoneksi. Yakni sisi Gedung PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Gedung Landmark Centre, Jalan Kendal–Blora dan Jalan Tanjung Karang.

Jalur pedestrian tersebut dirancang melingkar dengan diameter sekitar 118 meter dan lebar kurang lebih 12 meter.

Dari total lebar tersebut, kata Tuhiyat, sekitar lima meter dialokasikan untuk area komersial seperti "tenant" (pop-up store), sementara tujuh meter lainnya digunakan sebagai jalur pergerakan pejalan kaki. Fasilitas ini juga akan dilengkapi eskalator untuk mendukung aksesibilitas masyarakat.

Tuhiyat menambahkan, proyek "cincin donat" ini masih tahap studi kelayakan (feasibility study) dan desain yang telah berjalan sejak November tahun 2025.

Hal ini mengingat studi kelayakan membutuhkan banyak waktu karena harus memastikan aspek teknis konstruksi, termasuk penempatan pilar dan keberadaan infrastruktur vital seperti pompa air di kawasan tersebut.

"Karena kita punya pilar untuk penyangga pedestrian 'deck'. Pilar di situ ada yang tidak boleh dilakukan, karena ada pompa air dan sebagainya," katanya.

Setelah desain rampung, MRT Jakarta akan masuk ke tahap pembiayaan dengan skema pendanaan direncanakan berasal dari kombinasi ekuitas dan pinjaman dari Japan International Cooperation Agency (JICA).

“Untuk 'financing'-nya itu memang MRT. Setengahnya kurang lebih dari 'equity'. Setengahnya lagi kami berupaya untuk melakukan skema pinjaman," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

28 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.