Partai Pro-Militer Myanmar Klaim Menang Pemilu Versi Junta
📅 Selasa, 27 Jan 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiSebelumnya, otoritas Myanmar pada Minggu (25/1), merampungkan proses pemungutan suara, yang memasuki tahap ketiga, dalam pemilihan umum pertama sejak kudeta militer pada 2021, sebut laporan media setempat.
Dilaporkan Myanmar Radio and Television, tahap terakhir pemungutan suara di 63 kota, yang bermula pada Minggu pagi, selesai pada Minggu sore.
Presiden sementara Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing meninjau tempat pemungutan suara di Mandalay.
"Bukan urusan saya kalau komunitas internasional menolak mengakui (hasil pemilu) ini," kata Min Aung Hlaing merespons penolakan internasional terhadap pemilu di bawah junta militer, menurut laporan harian Irrawaddy.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tahap pertama pemungutan suara berlangsung di 102 kota di seantero Myanmar pada 28 Desember lalu, sementara tahap kedua digelar di 100 kota pada 11 Januari.
Pemilihan umum kali ini menentukan anggota legislatif Parlemen Myanmar untuk majelis rendah maupun majelis tingginya, serta badan legislatif tingkat daerah. Usai dilantik, anggota Parlemen akan memilih presiden Myanmar yang akan membentuk pemerintahan baru.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!