Iran Bersiap Hadapi Kemungkinan Serangan Saat Angkatan Laut AS Tiba di Kawasan
📅 Selasa, 27 Jan 2026, 12:11 WIB | Oleh: Lili LestariBanyak warga Iran yang kesal dengan kegagalan Trump menepati janjinya untuk membantu para demonstran. Pemerintahan AS tetap terpecah pendapat apakah akan mendorong apa yang pada dasarnya merupakan perubahan rezim di negara berpenduduk 90 juta jiwa itu.
Perkiraan jumlah korban tewas terus bervariasi secara besar-besaran, tetapi salah satu kelompok hak asasi manusia yang paling dihormati, kantor berita Human Rights Activists, mengatakan jumlah kematian demonstran telah mencapai 5.419. Kelompok tersebut masih menyelidiki 17.000 korban jiwa lainnya.
Pelapor khusus PBB untuk Iran, Mai Sato, yang juga seorang profesor di Birkbeck di London, mengatakan dia tidak dapat memverifikasi angka-angka tersebut. Dia mengklaim keluarga menghadapi tuntutan tebusan sebesar $5.000 hingga $7.000 untuk mengambil jenazah orang yang mereka cintai, sebuah klaim yang dibantah oleh pemerintah Iran.
Akses internet telah dibatasi sejak 8 Januari, dan departemen komunikasi mengatakan bisnis tidak dapat mentolerir pemadaman tersebut selama lebih dari 20 hari.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!